RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Melindungi pekerja di sekitar tak harus mahal. Cukup dengan iuran Rp 16.800 per orang, pedagang, tukang ojek hingga buruh bangunan sudah bisa mendapatkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Skema perlindungan tersebut terus didorong BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Ungaran melalui program SERTAKAN atau Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda. Sosialisasi program tersebut dilakukan ke sejumlah perusahaan sekaligus mengenalkan layanan Jamsostek Mobile (JMO).
Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Ungaran Arif Hary Prasetyo mengatakan, SERTAKAN membuka kesempatan bagi peserta untuk ikut memberikan perlindungan kepada pekerja bukan penerima upah (BPU) di lingkungan terdekatnya.
“Program ini merupakan jawaban atas kebutuhan peserta yang peduli terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja BPU di sekitar mereka, seperti anggota keluarga yang bekerja sebagai pedagang, tukang ojek, buruh bangunan, dan lain-lain,” katanya.
Menurut Arif, besaran iuran untuk memberikan perlindungan tersebut relatif terjangkau. Untuk satu pekerja BPU, iurannya mulai Rp 16.800.
“Dengan nominal tersebut peserta sudah bisa mendapatkan perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” jelasnya.
Program SERTAKAN sekaligus mendorong kepedulian peserta BPJS Ketenagakerjaan terhadap pekerja informal yang berada di sekitar mereka. Terutama mereka yang belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Arif menyebut perluasan perlindungan pekerja tersebut sejalan dengan Inpres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta Inpres Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.
Selain SERTAKAN, BPJAMSOSTEK Ungaran terus mengenalkan pemanfaatan aplikasi JMO kepada peserta. Layanan digital tersebut memudahkan peserta mengakses berbagai layanan BPJS Ketenagakerjaan melalui ponsel.
Arif mengajak masyarakat Kabupaten Semarang untuk melihat pekerja di lingkungan terdekat yang belum terlindungi. Kepedulian tersebut bisa dimulai dari keluarga hingga pekerja informal yang setiap hari memberikan layanan kepada masyarakat.
Editor : Baskoro Septiadi