Bukan Sekadar Hiasan, Mural di Benteng Pendem Ambarawa Bawa Pesan Tertib Berlalu Lintas

Maria Novena Sinduwara • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB

 

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo bersama Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw melihat mural hasil karya seniman di halaman Benteng Fort Willem I Ambarawa.
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo bersama Kasat Lantas Polres Semarang AKP Raymond Daniel Titaheluw melihat mural hasil karya seniman di halaman Benteng Fort Willem I Ambarawa.

RADARSEMARANG.ID, Ambarawa - Sepuluh gambar mural terlihat dari halaman Benteng Fort Willem I Ambarawa. Deretan mural yang menghiasi pagar jalan masuk Benteng Fort Willem I Ambarawa ini hasil karya seniman se Jawa Tengah.

Berbagai gambar karya seniman dari berbagai daerah itu tidak hanya mempercantik kawasan wisata bersejarah, tetapi juga menyampaikan pesan edukasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Sapuan warna dan goresan tangan para seniman nampak aktivitas polisi lalu lintas digambarkan dalam mural.

Mulai dari gambar polisi membantu masyarakat menyeberang jalan, petugas mengatur arus lalu lintas, hingga edukasi harus menggunakan helm. Karya seni ini diselesaikan para seniman yang tergabung dalam Hanoman Art Kabupaten Semarang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Polisi Lalu Lintas (Polantas).

Baca Juga: Kabar Terbaru Timnas Indonesia: 7 Pemain Cedera, 3 Dipastikan Absen di FIFA ASEAN Cup 2026

Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo saat berkunjung untuk menyaksikan sendiri hasil karya seniman mengatakan mural tersebut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.

Tak hanya itu wisatawan yang berkunjung ke Benteng Fort Willem I pun bisa turut menerima edukasi tersebut. Menurutnya, karya seni tersebut mampu memberikan pembelajaran kepada masyarakat agar lebih tertib dalam berlalu lintas. Edukasi itu juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap penurunan angka kecelakaan lalu lintas khususnya di Kabupaten Semarang. 

"Semoga dengan karya seni ini bisa memberikan edukasi atau pembelajaran masyarakat untuk bisa tertib berlalu lintas. Harapannya angka kecelakaan lalu lintas menurun. Ini juga kami berterimakasih kepada para senimana yang terlibat, gambarnya keren-keren,"ucapnya usai tinjauan. Kamis (17/9).

Heru menilai karya para seniman tersebut tidak hanya memiliki nilai artistik, tetapi juga menyampaikan informasi mengenai tugas dan peran polisi lalu lintas yang dijalankan setiap hari. Sementara itu Manajer Operasional Pengelola Benteng Willem I Harmun Fasil menambahkan Benteng Fort Willem I Ambarawa ini sudah menjadi icon wisata bersejarah di Kabupaten Semarang.

Sehingga lokasinya strategis dijadikan tempat untuk edukasi kepada masyarakat. Keberadaan Benteng Fort Willem I yang sebagai destinasi wisata milik negara dinilai memiliki kesinambungan dengan kegiatan tersebut.

Benteng Fort Willem I merupakan kawasan wisata milik negara yang direvitalisasi menggunakan anggaran negara. Karena itu, menurutnya, tidak ada persoalan apabila kawasan benteng dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan edukasi publik melalui karya seni.

"Dari Korlantas Semarang, bahwasanya Ambarawa strategis untuk edukasi. Kegiatan edukasi ke masyarakat memang tetap jika dilakukan di Benteng Fort Willem I Ambarawa ini,"timpalnya.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
Kapolres Semarang AKBP Heru Dwi Purnomo Benteng Fort Willem I Ambarawa Polres Semarang AMBARAWA Kabupaten Semarang