Rumah Terduga Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa Didatangi Warga, Polisi Perketat Pengamanan

Maria Novena Sinduwara • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 11:10 WIB

 

Puluhan warga datangi rumah terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone di Green Ambarawa Residence Kabupaten Semarang.
Puluhan warga datangi rumah terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone di Green Ambarawa Residence Kabupaten Semarang.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Puluhan warga datangi Green Ambarawa Residence Kabupaten Semarang Jumat (7/8/2026) malam.

Rumah tersebut diketahui rumah salah satu terduga pelaku kasus dugaan perampokan dan pembunuhan bos konter Royal Phone Candra Waskito.

Sejumlah akun TikTok juga menyiarkan secara langsung peristiwa tersebut.

Baca Juga: Dua Remaja Terduga Pelaku Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa Ditangkap, Satu Sempat Pantau Olah TKP

Para netizen pun mempertanyakan perkembangan kasus tersebut maupun memberikan informasi melalui kolom komentar. Situasi ini pun menjadi perhatian aparat kepolisian.

Personel Polsek Ambarawa bersama petugas lainnya melakukan pengamanan dan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.

Petugas juga meminta massa yang berkumpul untuk membubarkan diri.

Kapolsek Ambarawa, AKP Ririh Widiastuti mengatakan, situasi di sekitar lokasi pada malam tersebut tidak sampai terjadi kericuhan.

Menurutnya, sejumlah pengendara hanya terlihat mondar-mandir di sekitar wilayah Banyubiru hingga Bawen.

Situasi yang ramai justru terjadi karena sejumlah warga perumahan melakukan penjagaan di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

"Cuma warwer begitu saja. Yang bikin heboh itu karena ada yang live. Itu cuma warwer motor-motor, dari Banyubiru ke Bawen muter ke Pasar Projo, balik lagi. Mereka tidak turun-turun," ujar AKP Ririh, saat dikonfirmasi, Sabtu (8/8).

Baca Juga: Tujuh Saksi Diperiksa, Polisi Temukan Serpihan Tulang Tengkorak di Konter Royal Phone Ambarawa

Ririh menambahkan aktivitas warga dan pengendara tersebut terjadi selepas salat Isya hingga sekitar pukul 21.00 WIB.

Polisi kemudian meningkatkan pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif. Pengamanan dan patroli kemudian terus dilakukan polisi hingga situasi benar-benar kembali normal.

Kapolsek menyebut, sekitar pukul 01.15 WIB kondisi di lokasi sudah bersih dan tidak lagi terlihat aktivitas warga yang berkerumun.

"Itu kejadian habis Isya, jam 9-an. Itu jalan-jalan terus, mondar-mandir motor-motor. Jam 01.15 sudah bersih, tidak ada sliwer-sliwer. Kita langsung melaksanakan pengamanan sampai benar-benar kondusif," lanjutnya.

KBaca Juga: Terungkap! Dua Pria Bermasker Diduga Turun dari Mobil Bos Konter Royal Phone Ambarawa Sebelum Jasad Ditemukan di Grobogan

Selama kasus perampokan bos konter Ambarawa berproses, Ririh menyebut, Polsek Ambarawa mengintensifkan patroli, baik malam maupun siang hari.

Selain itu, pihaknya meminta warga di lingkungan perumahan untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan melalui pos ronda.

Ririh juga memastikan, seluruh terduga pelaku dalam kasus yang menewaskan Candra Waskito telah diamankan

"Siang patroli, malam kita giatkan. Perumahan situ juga diaktifkan lagi pos kampling, digalakkan, diaktifkan. Jika ada sesuatu, telepon ke Polsek Ambarawa,"pungkasnya.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
Royal Phone perampokan Ambarawa Candra Waskito AMBARAWA Kabupaten Semarang