RADARSEMARANG.ID, Grobogan - Jenazah bos konter asal Ambarawa yang ditemukan tewas dengan tragis di Desa Trisari, Gubug Kabupaten Grobogan belum terungkap.
Namun ada fakta baru yang dapat digunakan sebagai petunjuk untuk mengungkap kasus tersebut.
Fakta baru tersebut, ini dua orang pria sempat terlihat oleh warga sekitar lokasi penemuan mobil yang di dalamnya ada jasad bos konter Ambarawa bernama Chandra Waskito.
Diketahui hal tersebut dari awal kronologi temuan korban, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 06.30. Awalnya, terlihat mobil datang dari arah jalan dan kemudian parkir di depan bangunan gudang bukan milik warga setempat.
"Nah, di depan Gudang itu ada seorang laki-laki yang rumahnya di situ melihat ada dua orang keluar dari mobilz leat pintu kursi sopir dan sebelahnya," ungkap Kapolsek Gubug AKP Anang Heriyanto saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (7/8/2026).
Kapolsek menyebut, dua pria tersebut tidak terlibat secara jelas wajahnya. Sebab, keduanya menggunakan penutup masker dan salah satunya juga memakai zebo, penutup wajah.
Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas di Hotel Singapore Semarang, Mulut Mengeluarkan Busa dan Ditemukan Obat Kuat
"Wajahnya menang tidak terlihat jelas, satu pakai masker satunya pakai zebo dan masker. Satu pakai celana panjang satu celana pendek. Tapi perawakan mereka agak kecill-kecil, ya usianya sekitaran 30 tahunan," bebenya.
Dua pria tak dikenal tersebut tidak langsung meninggalkan lokasi setelah keluar dari mobil korban yang telah diparkir. Namun mereka sempat bakar-bakar sampah, yang diduga hanya untuk berpura-pura untuk mengalihkan kecurigaan.
"Setelah turun dari mobil mereka bakar-bakar sampah. Ya jaraknya sekitaran 15 meter dari bak sampah dengan mobil yang diparkir. Warga gak sempat nanya-nanya, karena jalannya juga nunduk," jelasnya.
Warga atau saksi yang melihat aktifitas dua pria ini tak menaruh curiga. Selang tidak berapa lama, dua pria ini meninggalkan lokasi keluar dari area sekitaran gudang.
"Mereka keluar area itu belok kiri. Kan area gudang menghadap barat. Keluar belok kiri mengarah ke selatan, menuju Jalan Raya," terangnya.
Kemudian, warga sekitar mulai menaruh curiga pada sore hari, sekitar pukul 17.00. Sebab, mobil tersebut terparkir sejak pagi hingga sore hari, dan tidak ada terlihat kembali dua orang tersebut.
Baca Juga: Pemilik Royal Phone Ambarawa Hilang, Konter Diduga Jadi Target Perampokan, CCTV Dicopot
"Sorenya itu curiganya kok ada mobil dari pagi, padahal enggak ada aktivitas gudang itu. Itu memang gudang kosong dan pemiliknya juga dari kecematan wilayah lain," terangnya.
Selanjutnya, warga berinisiatif mendekati mobil dan mengintip melalui kaca. Namun didalamya juga tidak ada orang.
Hanya saja kecurigaan ini semakin membuat penasaran lantaran, dari luar terlihat adanya sesuatu mencurigakan diblokasi belakang kursi.
"Dilihat dari luar apa kaca itu kok ada orang kayak tertidur gitu. Nah, di geduk-geduk pintunya, kacanya, enggak bangun," katanya.
Selanjutnya, kecurigaan ini dilaporkan ke kepolisian, dsn ditindaklanjuti dilakukan pengecekan kelokasi kejadian.
Setelah dicek, ternyata ditemukan seorang pria tak dikenal dengan kondisi yang sudah tidak bernyawa.
Baca Juga: Kronologi Dugaan Perampokan di Konter HP Royal Phone Ambarawa, Pemilik Belum Diketahui Keberadaannya
"Bagian kepala korban terbungkus dua plastik hitam, korban ditemukan di bagasi. Setelah dicek ternyata memang sudah tidak bernyawa. Dan memang enggak dikunci mobilnya, jadi bisa dibuka," katanya.
Pihak Polsek Gubug juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Grobogan, dan kemudian dilakukan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut. Menurutnya, temuan kejadian ini menyita perhatian warga. Bahkan ramai di media sosial.
"Karena ramai di medsos akhirnya cek-cek di medsos yang lain, nyambung, ada korban perampokan di wilayah Kabupaten Semarang, terus ciri-ciri mobilnya sama. sama identik mobilnya identik terus cek lagi velg nya benar," bebernya.
"Kalau di Ambarawa itu sekitar jam 02.30 jam 03.00 dini hari. Ada saksi di sana mungkin atau CCTV di sana mungkin. Tapi diketahuinya kan pagi. Ketika conter itu tidak buka, lampu nyala, dan dari temannya atau tetangganya ngecek," lanjutnya.
Kemudian, Polsek Gubug, berserta Polres Grobogan koordinasi dengan Polres Semarang guna penanganan lebih lanjut. Olah TKP tersebut, juga ditemukan sejumlah handphone dan casing hp.
"Nah korban ini kan memang punya konter, jualan hp. Dalam mobil itu ada sejumlah hp dan chasing. Namun tidak ditemukan indentitas korban," jelasnya.
Menurutnya, meninggalnya korban diduga ada indikasi tindak kriminal pembunuhan. Hal ini terlihat adanya luka dan bercak darah mengering di kepala korban.
"Ya, ada indikasi tidak pidana karena ada luka di kepala dan ini dia (korban) taruhnya di belakang (bagasi). Lukanya semacam akibat benda tumpul. Cuman ada berapa luka belum kelihatan," katanya.
Baca Juga: Konter HP Royal Phone di Ambarawa Diduga Dirampok, Pemilik Hilang dan Ditemukan Bercak Darah
Setelah olah TKP, jenasah dievakuasi dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Semarang guna guna dilakukan otopsi.
"Kalau detailnya ada berapa luka mungkin yang tau detailnya mungkin dari bagian otopsi, rumah sakit Bhayangkara," ujarnya.
Proses olah TKP hingga evakuasi jenazah hingga sekitaran pukul 20.30. Sedangkan proses evakuasi mobil hinggal sekitar pukul 23.00.
"Kalau evakuasi jenazah cepat. Kalau evakuasi mobil kita sempat menunggu kunci duplikat, karena tidak ada kunci yang yeringgal. Jadi sempat juga panggil kendaraan towing," katanya.
Keseluruhan barang bukti telah dibawa ke Polres Semarang guna penyelidikan lebih lanjut. Meski demikian, Polsek Gubug bersama Polres Grobogan terus berkoordinasi membantu pengungkapan kasus ini.
"Tadi malam dari Jatanras Polda Jateng juga datang kesini, penyelidikan dibackup Polda Jateng," ujarnya.
Polisi kini mendalami kesaksian warga tersebut untuk mengungkap identitas dua pria misterius yang diduga berkaitan dengan kasus pembunuhan itu.
Tim gabungan dari Polres Grobogan dan Polres Semarang juga masih melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta mengumpulkan barang bukti lain guna mengungkap pelaku dan motif di balik kematian korban.
"Ada di CCTV-nya sama keterangan saksi dua orang, cctv menggambarkan antara kendaraan sama dia (dua orang) jalan kaki ditunjukan sama saksi Identik, antara yang jalan kaki dari TKP keluar itu sama perawakannya itu benar," pungkasnya.
Menanggapi adanya beredar gambar rekaman cctv dua orang terduga pria yang turun dari mobil korban saat parkir di sekitaran gudang TKP penemuan, Kapolsek mengatakan hal tersebut dari keterangan saksi diduga sama.
"Menurut keterangan saksi yang rumahnya di depan TKP memang benar dua orang tersebut keluar dari mobil jazz di TKP," katanya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi