RADARSEMARANG.ID - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Semarang masih tinggi. Data BNNP Jawa Tengah juga menunjukkan, sepanjang 2025 terdapat 22 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Semarang.
Kasus narkoba pun tidak hanya menyasar kalangan menengah keatas. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Semarang temukan kasus narkoba pada masyarakat menengah ke bawah. Bahkan hingga ke pelajar.
Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh daerah dengan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Jawa Tengah.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Semarang, Suyana, mengatakan kondisi tersebut menjadi alasan pihaknya harus memiliki inovasi Gerakan Desa Pembentukan Kader dan Relawan Satgas Anti Narkoba (Gada Krisna) sebagai upaya memperkuat pencegahan hingga tingkat desa.
Baca Juga: Dulu Jadi Motor Impian Anak Muda, Bagaimana Nasib Suzuki Satria Sekarang?
"Peredaran dan penyalahgunaan narkoba kini semakin rentan bagi semua kalangan dan lapisan masyarakat. Artinya, kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Ini sangat memprihatinkan dan juga bisa menjadi gangguan bagi kondusivitas wilayah, terlebih jika sasarannya anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa,"ungkapnya. Rabu (29/7).
Suyana menceritakan ada juga ditemukan petani di Kecamatan Jambu menanam ganja di pot. Kasus tersebut telah ditangani oleh aparat berwenang. Dari berbagai kasus yang ditemukan kondisi tersebut berpotensi mengganggu kondusivitas daerah, terlebih jika korbannya berasal dari kalangan generasi muda.
Kesbangpol untuk menekan angka tersebut masif melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Dari Gada Krisna ini Bakesbangpol membentuk kader dan relawan antinarkoba di desa-desa agar upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
Sosialisasi narkoba menyasar berbagai forum masyarakat, mulai dari pertemuan RT dan RW, kegiatan PKK, musyawarah desa, hingga kegiatan keagamaan.
"Bahkan, masih terkait data yang diperoleh dari BNNP Jawa Tengah, juga kami temukan petani di wilayah Kecamatan Jambu yang menanam ganja di dalam pot dan sudah tertangani. Kita butuh peran semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan menjaga agar generasi muda bebas dari narkoba,"pungkasnya. (ria)
Editor : Baskoro Septiadi