Krisis Murid di Sumowono, SDN Piyanggang 01 Hanya Terima Tiga Siswa Baru

Maria Novena Sinduwara • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 12:44 WIB
Tiga siswa kelas 1 di SD Negeri Piyanggang 01 saat sedang melakukan aktivitas belajar. Selasa (21/7).
Tiga siswa kelas 1 di SD Negeri Piyanggang 01 saat sedang melakukan aktivitas belajar. Selasa (21/7).

RADARSEMARANG.ID, Ungaran -Tahun ajaran baru 2026 SD Negeri Piyanggang 01 Dusun Keseseh, Desa Keseneng, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah hanya mendapat tiga siswa dari total kuota 28 kursi. Fenomena tersebut terjadi dikarenakan adanya penurunan penduduk usia tersebut di sekitar SD.

Meski hanya tiga siswa sekolah tetap melayani siswa siswi dengan baik. Terlihat kelas yang hanya dihuni tiga siswa ini tampak lebih eksklusif. Tidak ada rasa canggung yang terlihat dari ketiga siswa siswi, mereka saling bersahutan jika mengalami kesulitan.

Tak terpenuhinya kuota atau kerap disebut kekurangan murid di SD Negeri Piyanggang 01 ini sudah menjadi hal biasa. Di tahun 2025 lalu menerima enam siswa. Total siswa ada 38 siswa dalam enam rombel.

Baca Juga: Hanya Dapat Sembilan Siswa Baru, Hari Pertama MPLS SDN Mangunharjo Semarang Diwarnai Mati Listrik

Kepala Sekolah SD Negeri Piyanggang 01 Sugyanti mengatakan penyisiran sebelum SPMB untuk meletakkan jumlah siswa yang akan mendaftar sudah dilakukan. Bahkan hingga ke Kabupaten Kendal.

Hal ini dilakukan karena lokasi SD tersebut berada di perbatasan Kabupaten Semarang dengan Kabupaten Kendal. Tidak hanya penyisiran, peningkatan program hafalan alquran juz 30, salat berjamaah, hingga kegiatan pagi ceria. Program peningkatan prestasi anak pun juga menjadi fasilitas pelayanan pendidikan yang disuguhkan sekolah.

"Sebelum SPMB kemarin dimulai kita juga sudah melakukan operasi house di sekolah ini. Namun memang usia produktif di tahun ini yang masuk sekolah SD hanya tiga siswa. Di tahun depan sudah kami petakan kemungkinan ada 11 anak yang masuk,"ungkapnya saat ditemui. Selasa (21/7).

SD Negeri Piyanggang 01 Kecamatan Sumowono ini berada di anatra dua dusun. Jika dilihat dari peta geografis, lokasi SD tersebut memang berada dipinggiran. Berdempetan dengan sawah milik warga. Meski hanya 38 siswa yang dilayani, infrastruktur kelas terlihat memadai.

Baca Juga: Hanya Dapat Dua Murid Baru, Gilang Tetap Semangat Jalani Hari Pertama Sekolah di SDN Butuh Temanggung

"Sekitar sekolah ada 2 dusun. Memang dusun ini sangat kecil dengan jumlah penduduk yang sangat sedikit. Mungkin  memang salah satu faktor terbesar bagi sekolah kami muridnya hanya sedikit,"lanjutnya.

Tak hanya SD Negeri Piyanggang 01 Sumowono. Beberapa SD negeri di Sumowono juga mengalami kekurangan murid. Ka Korwil Sumowono Sutrisno mengatakan ada 25 SD negeri di Kecamatan Sumowono tidak memenuhi kuota. 

Satu sekolah maksimal kuota terpenuhi di 25 sehingga kurang tiga jika kuotanya 28. Ditahun 2026 ada dua SD negeri yakni SD Negeri Piyanggang 01 dan SD Negeri Candigaron 04 yang hanya menerima tiga siswa.

"Dari 25 SD negeri yang ada di Sumowono memang belum terpenuhi semua kuotanya. Paling banyak ya itu 25 siswa. Karena memang lingkungan kita secara geografis itu sangat kecil. Masyarakatnya sebagai masyarakat petani biasa, kemudian buruh pabrik cenderung memiliki keluarga yang memang kecil memiliki anaknya hanya satu,"jelasnya.

Tak terpenuhinya kuota diakui Sutrisno sudah sejak dua tahun belakangan ini. Bahkan di tahun ini lebih menurun lagi. Tak heran sekolah berlomba untuk melakukan kegiatan yang kreatif untuk daya tarik ke orang tua.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
SD Negeri Piyanggang 01 Desa Keseneng Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang