Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jengkel Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Wringinputih Bergas Pasang Batu dan Pohon Pisang di Sepanjang Jalan Rusak

Maria Novena Sinduwara • Jumat, 12 Juni 2026 | 08:50 WIB
Sepanjang Jalan PTP Ngobo, Krajan Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dipasangi batu bentuk protes warga.
Sepanjang Jalan PTP Ngobo, Krajan Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah dipasangi batu bentuk protes warga.

RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Kekesalan warga Desa Wringinputih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, akhirnya memuncak. Setelah hampir dua tahun menghadapi jalan rusak akibat lalu lalang truk bermuatan material tambang, warga melakukan aksi protes dengan memasang tumpukan batu pondasi dan pohon pisang di sepanjang ruas Jalan PTP Ngobo, Jumat (12/6/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga karena kerusakan jalan yang tak kunjung mendapat penanganan. Batu-batu pondasi ditata di sisi kanan dan kiri badan jalan dengan jarak sekitar 20 meter. Bahkan, di beberapa titik warga memasang pohon pisang sebagai penanda kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna.

Baca Juga: Resmi Dibuka! Seleksi ASN PPPK Guru 5.127 dan PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Ini Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya

Pantauan di lokasi, tumpukan batu membentang hingga sekitar satu kilometer. Kondisi itu membuat kendaraan yang melintas harus bergantian menggunakan jalur yang tersisa. Sementara itu, truk-truk pengangkut material tambang masih terlihat hilir mudik melewati ruas jalan tersebut.

Ketua RT 05 RW 01 Desa Wringinputih, Winarto (42), mengatakan pemasangan batu di badan jalan merupakan inisiatif warga yang sudah lama merasa dirugikan oleh kondisi jalan rusak dan debu yang ditimbulkan kendaraan berat.

Menurutnya, aksi tersebut dilakukan secara swadaya sebagai bentuk protes sekaligus upaya memperingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas.

“Warga sudah sangat resah. Jalan rusak, debu masuk ke rumah-rumah, dan setiap hari truk besar terus melintas. Batu-batu ini dipasang secara swadaya sebagai bentuk protes warga,” ujarnya.

Baca Juga: Sinopsis Terikat Janji Episode 69: Sena Cemburu, Davina Dijodohkan dengan Pria Lain?

Winarto menjelaskan, sedikitnya 20 RT di Desa Wringinputih telah menyepakati aksi tersebut. Namun, dampak paling besar dirasakan lima RT yang berada tepat di sepanjang jalur, yakni RT 01, RT 02, RT 04, RT 05, dan RT 07.

“Yang paling terdampak ada lima RT karena berada di pinggir jalan. Mereka setiap hari harus menghadapi debu, kerusakan jalan, dan lalu lalang kendaraan berat,” katanya.

Jalan Rusak Wringinputih Diduga Akibat Ratusan Truk Tambang Melintas Setiap Hari

Warga menduga kerusakan Jalan PTP Ngobo dipicu tingginya intensitas kendaraan berat yang mengangkut material tambang. Dalam sehari, lebih dari 100 truk bermuatan material disebut melintas di jalur tersebut.

Tidak sedikit kendaraan yang melintas tanpa penutup terpal sehingga debu beterbangan dan mengganggu aktivitas warga. Kondisi ini disebut telah berlangsung hampir dua tahun tanpa ada perbaikan signifikan.

Selain merusak jalan, keberadaan truk-truk bermuatan besar juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Warga mengaku sering menyaksikan pengendara sepeda motor terjatuh akibat menghindari lubang maupun jalan yang licin saat hujan turun.

“Sebelum ada batu-batu ini, kecelakaan sering terjadi. Saat hujan lebih berbahaya karena lubang tertutup genangan air dan jalan menjadi licin,” ungkap Winarto.

Baca Juga: Sena Heran Kepada Papanya yang Tidak Mau Membantu Pencarian Ryan yang Hilang Cek Terikat Janji Episode 69

Warga Desak Perbaikan Jalan Bergas Kabupaten Semarang Segera Direalisasikan

Melalui aksi pemasangan batu pondasi dan pohon pisang tersebut, warga berharap pemerintah serta pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat.

Mereka menginginkan jalan yang aman, nyaman, dan layak dilalui setelah hampir dua tahun terdampak aktivitas kendaraan berat yang diduga menjadi penyebab utama kerusakan.

“Kami hanya ingin jalan ini segera diperbaiki. Warga sudah terlalu lama menanggung dampaknya,” pungkas Winarto. (ria)

SEO Keywords: jalan rusak Wringinputih Bergas, Jalan PTP Ngobo rusak, warga Wringinputih protes jalan rusak, jalan rusak Kabupaten Semarang, truk tambang rusak jalan Bergas, perbaikan jalan Wringinputih, jalan berlubang Bergas Kabupaten Semarang.

Editor : Baskoro Septiadi
#PT Mahidara Artha Sangkara #Wringinputih #Jalan PTP Ngobo #Bergas #Kabupaten Semarang