Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kasus Kematian 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung, Keluarga Korban Bilang Begini

Maria Novena Sinduwara • Kamis, 28 Mei 2026 | 13:56 WIB
Suasana rumah duka yang dipadati teman korban, keluarga hingga warga sekitar satu keluarga meninggal di tempat wisata Temanggung di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5). (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)
Suasana rumah duka yang dipadati teman korban, keluarga hingga warga sekitar satu keluarga meninggal di tempat wisata Temanggung di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5). (Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Ambarawa - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kematian 4 orang sekeluarga asal Ambarawa yang ditemukan tewas saat camping di kawasan Wisata Temanggung.

Warga sekitar, teman-teman korban hingga keluarga datang bergantian ke rumah keluarga Muhamad Ali Munawar (52) di Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5) .

Tepat di depan rumah terlihat karangan bunga berjajar di area rumah duka. Masih banyak terlihat para pelayat dengan muka terdiam dan bingung.

Beberapa pelayat juga berpelukan menahan duka setelah mengetahui kabar meninggalnya satu keluarga yang meninggal di dalam tenda camping Glamping Taman Wisata Alam Posong Temanggung.

Baca Juga: Suasana Rumah Duka 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa yang Ditemukan Tewas di Kawasan Wisata Temanggung

Satu keluarga meninggal dunia ini terdiri dari Muhamad Ali Munawar (52), Maghfirah (43) serta dua anak mereka BAH (21) dan AEH (16).

Adik sepupu korban Muhamad Ali Munawar, Muhamad Khoerudin 50, mengaku keluarga besar menerima kabar duka pada Rabu (27/5) malam sekitar pukul 22.00 WIB. 

Informasi yang diterimanya dari saudara yang kemudian langsung memberi tahu pihak keluarga di Banyubiru. Muhamad Ali Munawar beserta anak dan istri diketahui sehari-hari tinggal di Temanggung dan Ambawara.

Ia bersama istri merupakan pedagang di kawasan Pasar Lanang Ambarawa. Namun, rumah dan kebun anggur berada di Dusun Bendosari, Desa Kebuman, Ambarawa. 

Baca Juga: Ini Dugaan Penyebab Kematian 4 Sekeluarga Asal Ambarawa saat Camping di Kawasan Wisata Temanggung

"Baik orangnya. Ya menyapa. Tidak tau kalau ke Temanggung. Rumahnya di sini, Bendosari, tapi tinggalnya di Temenggungan, Ambarawa. Saya tidak tahu kalau lagi pergi ke tempat wisata di Temanggung,"ungkapnya.

Hingga kini pun ia mengaku belum mengetahui pasti penyebab kematian empat anggota keluarganya tersebut. Namun dari informasi awal yang diterima keluarga, korban diduga mengalami keracunan.

Namun, pihak keluarga masih menunggu hasil pemeriksaan resmi dari rumah sakit dan kepolisian. Sementara itu adik kandung korban Maghfira, Ashadi 51, mengatakan, informasi dugaan keracunan baru didengar setelah salah satu anggota keluarga datang ke Temanggung.

Baca Juga: Polisi Bilang Begini Soal 4 Orang Sekeluarga Asal Ambarawa yang Tewas saat Camping di Kawasan Wisata Temaggung

Hingga kini, pihak keluarga belum mengetahui pasti penyebab kematian korban. "Keluarga datang ke sana katanya keracunan. Tapi, keracunan apa belum tahu," tambahnya.

Informasi yang didapat keempat jenazah satu keluarga ini dikabarkan akan diatar ke rumah duka di jalan Dusun Bendosari, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Setelah selesai pemeriksaan outopsi. (ria)

Editor : Baskoro Septiadi
#4 orang sekeluarga tewas #tempat wisata temanggung #KERACUNAN #AMBARAWA #camping