RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) secara serentak 19 kecamatan di Ball Room Hotel Wahid Bandungan.
Kegiatan ini menjadi langkah awal partai berlogo banteng tersebut dalam menata struktur kepengurusan untuk mempersiapkan Pemilu 2029.
Musancab tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan partai politik di Kabupaten Semarang yang memiliki kursi di DPRD.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan Musancab ini dilaksanakan sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah, mengingat masa jabatan pengurus lama telah habis.
Dalam penataan struktur baru ini, Ngesti menekankan syarat mutlak bagi siapapun yang terpilih sebagai Ketua PAC (pengurus anak cabang).
Selain tetap merangkul tokoh-tokoh dari pengurus lama, struktur baru wajib memenuhi keterwakilan perempuan dan kader muda.
"Kita menata kembali pengurus anak cabang. Khusus untuk ketua PAC, prosesnya melalui penjaringan dan penyaringan yang hasilnya kami serahkan ke DPD. Rekomendasi sepenuhnya ada di tangan DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Harus mengakomodir pengurus perempuan minimal 30 persen. Jika jumlah pengurus ada 11 orang, berarti minimal empat orang adalah perempuan. Selain itu, kader muda atau milenial wajib masuk dalam kepengurusan,"jelasnya. Senin (25/5).
Langkah ini diambil untuk memastikan regenerasi partai berjalan sehat dan mampu menjangkau pemilih muda pada pesta demokrasi mendatang.
Ditanya apakah ada potensi gejolak dalam pemilihan ketua di tingkat kecamatan, Ngesti memastikan hingga saat ini situasi politik internal di Kabupaten Semarang sangat stabil.
"Alhamdulillah, Kabupaten Semarang ayem dan kondusif. Kami mohon doanya agar seluruh proses berjalan lancar tanpa permasalahan. Ini adalah bagian dari konsolidasi untuk persiapan Pemilu 2029,"pungkasnya.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi