RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Semarang usulkan ke kementerian 236 sekolah yang ada di Kabupaten Semarang untuk dilakukan revitalisasi.
Ratusan gedung tersebut dari mulai lembaga pendidikan dasar Paud, TK, SD hingga SMP yang ada di Kabupaten Semarang.
Plt Kepala Disdikbudpora Kabupaten Semarang M Taufiqurrahman mengatakan dari angka usulan tersebut yang menjadi prioritas ada 101 sekolah ditahun 2026. Dikatakan Taufiq 101 sekolah tersebut dalam kondisi rusak sedang.
"Prioritas kita ada 101 sekolah kita usulkan ke kementerian. Dari yang kita usulkan akan diseleksi oleh dapodik by sistem. Kehadiran Komisi X ini merupakan pendorong program revitalisasi di Kabupaten Semarang,"ungkapnya. Selasa (24/2)
Taufiq menambahkan jika dalam kondisi sekolah dengan rusak berat tidak bisa dimasukan dalam sistem program tersebut.
Kerusakan sedang dengan kerusakan 60 hingg 70 persen kerusakan yang diusulkan. Sementara itu Wakil Ketua Komisi X DPR RI Maria Yohana Esti Wijayanti usai kunjungan ke SMP Negeri 1 Ungaran dan SD Negeri 01 Ungaran mengatakan banyak usulan terkait nasib tenaga pendidik baik dari ASN hingga non ASN yang masih terbatas gajinya.
Terkiat revitalisasi gedung sekolah hingga menu MBG di bulan puasa yang dinilai masih perlu dievaluasi terkait gizi yang belum terpenuhi.
"Banyak usulan terkait gaji guru yang masih terbatas terutama non ASN ya. Kemudian kita juga melihat bagaimana tadi MBG ketika puasa. Kami juga harus kontrol. Karena itu, bagian dari anggaran pendidikan Rp 223 triliun kami Komisi X tentu berkewajiban juga untuk bisa melihat seperti apa sejauh mana pelaksanaannya. MBG yang pertama di bulan ramadan ini, yang tadi diberikan ada telur ada, dan beberapa hal yang menurut saya memang masih perlu dilakukan evaluasi apakah tepat gizi yang diberikan,"katanya.
Esti yang juga sempat berkeliling ke perpustakaan SD Negeri 01 Ungaran ini keluhkan aroma lembab yang tidak nyaman.
Esti menekankan perpustakaan bisa segera dibenahi. Tidak dimungkin anak-anak membaca buku di tempat yang aroma lebabnya terasa.
Pihaknya berharap bisa ada perubahan pada kondisi perpustakaan tersebut. Esti juga mengakui persoalan revitalisasi sekolah masih mendominasi di berbagi daerah.
"Tindak lanjuti ini berkaitan dengan komitmen Pak Prabowo melakukan revitalisasi untuk sekian ribu sekolah, maka apakah nanti ini masuk belum di kriteria yang harus diperbaiki,"lanjutnya.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi