RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang dalam realisasi investasi Kabupaten Semarang masuk peringkat lima se Jawa Tengah dengan nilai Rp 4,38 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Semarang Hetty Setiorini mengakui Kabupaten Semarang merupakan wilayah yang seksi.
Banyak investor yang melirik wilayah Kabupaten Semarang untuk menanamkan modalnya. Hetty mengatakan Kabupaten Semarang merupakan lahan untuk berinvestasi menjadi tempat untuk bermigrasinya para pengusaha dari Jawa Barat terutama ke Jawa Tengah.
"Selalu dilirik karena memang Kabupaten Semarang ini kita ada Jiglosemar. Kita berada di tengah-tengah, kemudian kita juga intanpari, industri tanaman pertanian, dan pariwisata itu menjadi komplit, dan yang lebih melengkapi lagi akses kita mudah. Dekat dengan pintu tol, ke pelabuhan dan bandara juga dekat tidak sampai satu jam,"ungkapnya. Selasa (27/1).
Hal tersebut tentu sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha dalam kegiatan perekonomiannya. Hetty juga menjelaskan sekarang ini menjadi menarik.
Penyumbang nilai terbesar diakui Hetty merupakan pelaku usaha yang baru. Meskipun pelaku yang lama pun juga mendongkrak tingginya investasi di Kabupaten Semarang.
DPMPTSP Kabupaten Semarang tiap tahunnya selalu menargetkan Rp 4 triliun. Tidak menutup kemungkinan realisasi investasi Kabupaten Semarang masih terus tumbuh. Apalagi jika besok tahun depan jalan tol sudah difungsikan.
"Sejak 2020 kita targetkan Rp 4 triliun. Terakhir pencapaian dari target Rp 4 miliar menjadi Rp 4,3 triliun. Pelaku usaha cukup besar terkait dengan pala di kawasan Bawen, diikuti industri garmen,"lanjutnya.
Keberadaan MPP di Tuntang pun menjadi nilai tambah untuk meningkatkan daya tarik investor. Ditanya kecamatan yang saat ini terus diminati investor Hetty mengatakan ada di Tengaran.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi