RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang lakukan pengecekan kepada bis Akap yang melintas di Terminal Tipe A Bawen. Rampcek dilakukan guna memastikan kondisi bis dalam layak jalan.
Wasatpel Terminal tipe A Bawen Imron mengatakan dimungkinkan H-2 hari jumlah bis yang masuk ke terminal Bawen ini akan meningkat.
Dihari biasa jumlah bus tata-rata 189 yang melintas dimungkinkan naik hingga ke 250 armada. Imron mengatakan terminal Bawen ini masih menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Semarang karena letaknya di persimpangan Bawen. Simpang Bawen sendiri masuk dalam titik kemacetan saat Nataru.
"Karena lokasinya menjadi titik kemacetan. Sehingga kita antisipasi juga untuk tidak ada penumpukan penumpang. Kami juga pasang papan jadwal keberangkatan bis sehingga memudahkan penumpang,"jelasnya.
Imron menambahkan fasilitasi untuk ruang tunggu, tempat bermain anak hingga tempat untuk istirahat juga ditambah.
Tentunya untuk kenyamanan para penumpang. Meskipun terminal Bawen bukan terminal asal dan tujuan hanya terminal transit pihaknya menekankan tetap memberikan pelayanan optimal.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang Djoko Noerjanto menambahkan Dishub memperkirakan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 ada peningkatan kendaraan yang melintas di Kabupaten Semarang sebanyak 60 persen.
Sejumlah titik wisata masih menjadi prioritaskan dalam manajemen lalu lintas karena diperkirakan menjadi magnet kenaikan volume kendaraan.
Pihaknya menyiapkan 160 personel yang akan ditempatkan sesuai kebutuhan, baik pada posko pengamanan maupun patroli mobile.
"Kami juga menyiapkan personel di wilayah perairan untuk pengawasan operasional perahu wisata di Rawa Pening, Bukit Cinta, dan lokasi lain," timpalnya.
Djoko menyampaikan selain lokasi wisata saat ini terdapat tiga lokasi yang menjadi perhatian utama, yakni Simpang Tiga Bawen, Exit Tol Bawen, serta ruas jalan sekitar Pasar Hewan Ambarawa.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi