Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pemkab Semarang Gelar Innovation Expo

Maria Novena Sinduwara • Jumat, 12 Desember 2025 | 20:12 WIB
"Wakil
"Wakil

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang gelar Innovation Expo di Rumah Dinas Bupati Semarang Jumat (12/12).

Terlihat inovasi dari berbagai OPD, masyarakat hingga pelajar. Kali ini perahi juara Krenova 2025 yakni minuman berlabel "Canze".

Minuman tersebut diklaim menjadi sumber nutrisi atau minuman suplemen untuk membantu pasien kanker memenuhi kebutuhan protein.

Apalagi setelah para pasien harus kemo terapi nafsu makan turun sehingga bisa menurunkan kondisi.

Ike Listiyowati 57 tenaga ahli gizi RSUD Gondo Suwarno (RSGS) Ungaran itu mewujudkan ide cemerlang dengan minuman pemenuhan protein tersebut.

Minuman berlabel "Canze" itu terbuat dari Whey Protein berupa ekstrak protein murni dari susu. Ditambah tepung daun kelor, tepung kayu manis dan maltodekstrin. 

"Canze ini untuk pasien kanker selama perawatan paliatif. Setelah diet di rumah mengalami beberapa klinis kemo. Karena setelah kemo pasien biasanya mengalami mual, muntah, lemas, hingga nafsu makan menurun sehingga diperlukan pemenuhan gizi. Untuk mencegah malnutrisi ini kita membuat enteral ini,"jelasnya. 

Tak hanya produk Canze yang dipamerkan. Ada juga inovasi yang dilakukan pelajar SMP Negeri 1 Pringapus dengan memanfaatkan daun ketapang dan kelor menjadi bahan pembersih air kolam.

Disamping bahan yang digunakan mudah ditemukan pelajar SMP Negeri 1 Pringapus pun mengatakan ini untuk mengurangi sampah daun kering dari pohon ketapang dan kelor.

Wakil Bupati Semarang Nur Arifah lewat sambutan Bupati Semarang menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan disetiap tahun.

Pada tahun 2023 nilai IID Kabupaten Semarang diangka 51,26 tahun 2024 meningkatkan menjadi 53,29 masuk dalam kategori inovatif. Sehingga Pemerintah Kabupaten Semarang terus mendorong OPD, Desa, masyarakat, dan pelajar terus melakukan inovasi setiap tahun.

"Krenova ini kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun, memberikan kesempatan kepada warga masyarakat untuk berkreasi berinovasi dalam bentuk produk, juga dalam rangka menunjang ketahanan pangan,"ungkapnya.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Semarang (Bapperida) Muhamad Muslih menjelaskan ajang perlombaan ini untuk menumbuhkan kreativitas budaya untuk berinovasi budaya untuk menulis riset karya ilmiah dalam rangka untuk memajukan pembangunan di Kabupaten Semarang.

Pemerintah Kabupaten Semarang ditambahkan Muslih melakukan komitmen konsisten untuk memberikan fasilitas bagi pemenang.

Kreativitas inovasi warga masyarakat yang sudah ada ini terus didorong supaya mereka menghasilkan banyak hal. Salah satunya dengan memberikan hak intelektual pada produk.

Fasilitas Haki ini nantinya akan dibiayai dari APBD. Tahun 2025 ini mengalami peningkatan terkait pengikutsertaan lomba menjadi 77 yang sebelumnya ditahun 2025 53 peserta.

"Pengakuan produk ini pemerintah daerah ada kebijakan, yaitu nanti membantu untuk hak intelektualnya. Kita bantu supaya produk-produk ini dipatenkan. Jadi, ini bentuk kepedulian dari pemerintah daerah,"pungkasnya.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi
#innovation #Pemkab Semarang