Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

700 Petugas Sensus Ekonomi Sasar Perusahaan Besar di Kabupaten Semarang

Maria Novena Sinduwara • Rabu, 10 Desember 2025 | 21:02 WIB

Kepala BPS Kabupaten Semarang Dewi Trirahayuni saat lakukan dialog bersama organisasi perangkat daerah di Kantor BPS Kabupaten Semarang. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang
Kepala BPS Kabupaten Semarang Dewi Trirahayuni saat lakukan dialog bersama organisasi perangkat daerah di Kantor BPS Kabupaten Semarang. Maria Novena/Jawa Pos Radar Semarang
 

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang kembali lakukan sensus ekonomi 2026. Kali ini sasarannya pada perusahaan besar hingga UMKM yang ada di Kabupaten Semarang.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Semarang Dewi Trirahayuni mengatakan yang paling utama menyediakan indikator-indikator strategis.

Kali ini karena keinginan pemerintah ingin melihat lebih cepat, pertumbuhan ekonomi seperti apa, sehingga di tahun 2025, kita mulai menyajikan angka pertumbuhan ekonominya per triwulan.

Berkaitan dengan data Dewi mengaku masih kesulitan untuk data yang nyata. Artinya masyarakat masih takut atau ragu memberikan data apa adanya. 

"Sumber datanya ini yang masih ragu-ragu ketika harus memberikan datanya, kita berusaha untuk selalu mencukupi apa yang diinginkan oleh pemerintah. Sehingga kami sampaikan kepada masyarakat jangan ragu. Kita pastikan ini tidak berpengaruh kepada pajak,"ungkapnya. Rabu (10/12).

Dewi mengatakan menurunkan 700 petugas untuk membantu mengumpulkan data dari responden.

Sensus sendiri dilakukan dibulan Mei hingga Juli 2026. Bulan Mei nanti sasarannya adalah perusahaan-perusahaan besar yang memiliki sudah memiliki email.

Sehingga pihaknya mengirimkan daftar pertanyaan yang dilakukan pengisiannya dalam bentuk mandiri.

Kemudian untuk Juni dan Juli sasarannya rumah tangga. Para petugas datang ke rumah tangga untuk melakukan sesus lewat pertanyaan-pertanyaan yang lebih lengkap.

"Karena ini ekonomi berarti sasarannya adalah pelaku-pelaku usaha ya. Jadi, semua yang terkait dengan kegiatan ekonomi itu akan kita tanyakan. Seperti omzet kemudian aset yang ada. Jadi, harapannya jadi masyarakat nanti ketika ada petugas yang hadir datang ke rumah. Itu mohon untuk bisa diterima dengan baik, memberikan jawaban yang apa adanya,"lanjutnya.

Dewi menekankan pihaknya tidak menyajikan data mikro tetapi merupakan data olahan. Sehingga dipastikannya tidak mengarah ke pajak.(ria)

Editor : Baskoro Septiadi
#UMKM #Kabupaten Semarang