RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang melaporkan ada tiga lahan di Desa Bancak, Desa Pucung, dan Desa Rejosari dirusak monyet.
Karena laporan tersebut Dispertanikap Kabupaten Semarang langsung melakukan upaya penanganan hingga pencegahan.
Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang Moh Edy Sukarno merincikan untuk serangan meliputi tiga desa dengan total sekitar 210 hektar.
Rincian Desa Bancak di dua dusun dengan 30 hektar, Desa Pucung tujuh dusun dengan 20 hektar.
Rejosari dua dusun 40 hektar. Pihaknya juga sudah membentuk dua tim berdasarkan SK Gubernur Jawa Tengah.
"Tim koordinasi pemangan dan tim satgas sudah kita bentuk. Kita juga petakan penanganan Monyet Ekor Panjang yang sudah merusak lahan perkebunan,"jelasnya. Rabu (26/11).
Edy Soekarno juga mengatakan Dispertanikap memiliki program untuk mengembalikan ekosistem Monyet Ekor Panjang.
Hal ini karena ekosistem alam sudah rusak, makanan monyet tersebut sudah habis sehingga terpaksa harus turun ke pemukiman warga.
Edy menilai pengembalian ekosistem harus dilakukan karena monyet ekor panjang ini setiap tahun ada serangan dari mereka. Bantuan jambu kristal disebar di sembilan kecamatan 15 desa.
"Kita lakukan penanganan dengan menamakan 2.400 pohon jambu. Memang harus dibuatkan benteng pangan sehingga tidak turun ke pemukiman,"lanjutnya. (ria)
Editor : Baskoro Septiadi