RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang berikan bantuan ke teman-teman disabilitas untuk mendorong mereka lebih mandiri lagi.
Ada sembilan motor roda tiga yang sudah dimodifikasi untuk berdagang khusus diberikan ke disabilitas. Ada juga kaki palsu dan tongkat untuk alat bantu jalan.
Secara rinci Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai menyerahkan menjelaskan masing-masing untuk motor roda tiga senilai Rp 45 juta sehingga total Rp 405 juta. Sedangkan untuk kaki palsu ada 12 dengan masing-masing Rp 15 juta.
"Teman-teman disabilitas ini juga kita berikan bekal pelatihan seperti menjait, tata boga. Tentunya agar mereka bisa mandiri. Nah, ini ada motor roda tiga bisa difungsikan untuk berjualan,"jelasnya.
Data yang ada di Dinas Sosial Kabupaten Semarang warga disabilitas berjumlah 3.483 orang yang menjadi tanggung jawab pemerintah.
Bantuan yang diberikan secara bertahap ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang.
Wakil Bupati Semarang Nur Arifah menambahkan sudah seharusnya dan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Semarang terkait nasib teman-teman disabilitas.
Arifah mengatakan program pelatihan untuk disabilitas atau warga yang rentan sangat diperlukan. Hal ini untuk menekan resiko sosial.
"Betul mereka ini tanggung jawab kami semua baik itu pemerintah daerah dan sudah jelas juga ada undang-undangnya. Terkiat dengan kebutuhan masing-masing teman-teman disabilitas kita sesuaikan. Sehingga tepat sasaran,"pungkasnya. (ria)
Editor : Baskoro Septiadi