RADARSEMARAN.ID, Ungaran - Pabrik di Jawa Tengah khususnya Kabupaten Semarang lakukan inovasi dengan menggunakan PLTS atap di Pabrik Coca-Cola Bawen.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Sujarwanto mengatakan ini merupakan komitmen luar biasa yang dipilih perusahaan untuk industri kelanjutan. Pemerintah Jawa Tengah pun terus mendorong perusahan untuk terus mengunakan pembangkit listrik yang mengubah energi surya menjadi energi listrik.
Tentunya ini menjadi langkah untuk menjaga iklim dan mengurangi emisi sehingga suhu bumi tidak naik.
"Dengan kekuatan PLTS atap sampai 1,2 mega tadi dan itu memenuhi 17 persen dari kebutuhan total pabrik ini. Nah, ini satu langkah yang bagus karena berarti sudah mampu mereduksi emisi CO2 besar-besar,"ungkapnya usai peresmian. Kamis (6/11).
Pihaknya juga menjelaskan dari PLN mengeluarkan Renewable Energy Certificate (REC). Ditanya soal target, Sujarwanto mengatakan Jateng berkomitmen untuk mencapai bauran energi dalam Perdaruet di tahun 2025 harus mencapai 21,32 persen. Ditahun 2024 kemarin Jateng cukup progresif mencapai 18,55 persen.
Pabrik di Jawa Tengah pun diklaim Sujarwanto sudah menggunakan dan mendapatkan bermeditasi pengakuan sebagai green product green industry, maka pasarnya meluas ke mana.
"Kita nanti akan berhitung, maka apa yang dilakukan oleh semua untuk di Jawa Tengah kita kalkulasi lagi. Tapi yang pasti akan merubah proporsi bangunan energi di Jawa Tengah mudah-mudahan angkanya deket dengan angka itu,"lanjutnya.
Sementara itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha menambahakan Pemerintah Kabupaten Semarang selalu memberikan suport ke industri yang menggunakan tenaga surya menjadi energi listrik.
Ngesti mengatakan artinya langkah tersebut dalam mendukung program pemerintah dalam energi terbarukan khususnya di bidang energi tenaga surya.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi