RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Ribuan warga Kabupaten Semarang menyaksikan Karnaval Budaya yang digelar Pemerintah Kabupaten Semarang untuk peringati HUT RI ke 80.
Terlihat warga Kabupaten Semarang berdesak-desakan baris untuk bisa menyaksikan secara langsung dibarisan paling depan.
Para peserta berkumpul di Lapangan Pangsar Sudirman.
Arak-arakan kemudian menyusuri jalan sepanjang Kota Ambarawa melewati jalan raya Sudirman dan melintas di panggung kehormatan di alun-alun Tambak Boyo.
Ketua Panitia Pelaksana Petrus Triyono mengatakan ada 86 kontingen yang terdiri dari 40 kontingen peserta jalan kaki dan 46 mobil hias.
Petrus juga mengatakan kegiatan ini juga merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke 320 Ambarawa.
"Mereka berasal dari unsur pelajar, OPD, instansi dan ormas di Ambarawa,"ungkapnya saat ditemui usai Karnaval Budaya. Minggu (31/8).
Sementara itu Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pelaksanaan Karnaval Budaya tahun ini bersamaan dengan ulang tahun Ambarawa yang ke 320 tahun.
Peserta karnaval yang jumlahnya ratusan tersebut berjalan sepanjang 2,1 kilometer.
Penampilan para peserta merupakan cerminan gotong-royong yang dilakukan warga Kabupaten Semarang untuk memeriahkan hari Kemerdekaan RI dan ulang tahun Ambarawa.
"Ini juga bentuk untuk meningkatkan rasa persatuan diantara kita. Semua elemen baik dari masyarakat perwakilan dari setiap kecamatan sampai antusias yang nonton juga luar biasa,"katanya.
Karnaval Budaya kali ini, Ngesti juga menekankan untuk tetap bersama-sama melestarikan seni dan budaya yang ada di Kabupaten Semarang.
Di Kabupaten Semarang sendiri ada 4.000 lebih kelompok seni. Tentunya perlu terus adanya kegiatan untuk tetap uri-uri budaya.
"Tetap bersama-sama melestarikan seni dan budaya yang kita miliki. Kita pupuk selamanya agar apa yang kita harapkan dengan semangat kebersamaan budaya yang khususnya di Kabupaten Semarang tetap terjaga,"pungkasnya.(ria)
Editor : Baskoro Septiadi