RADARSEMARANG.ID - Paska proyek pembangunan Bendungan Jragung yang ada di Kabupaten Semarang kelak akan menjadi salah satu sumber air penyuplai bagi daerah sekitarnya.
Bendungan ini memiliki kapasitas tampung 90 juta m3 itu akan menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 4.528 hektar di Kabupaten Semarang, dan sebagai sumber air baku di tiga wilayah.
Tiga wilayah yang dimaksud yakni, Kota Semarang sebesar 500 liter/detik, Kabupaten Grobogan 250 liter/detik, dan Kabupaten Demak 250 liter/detik.
Wilayah ini sangat menarik perhatian masyarakat karena sebelumnya terkenal karena proyek ini disebutkan akan menenggelamkan penuh sebuah desa yang seluruh isinya telah dialokasikan ke tempat lain.
Desa tersebut bernama Kedung Glatik, sebuah desa kuno yang konon sudah ada sejak jaman kerajaan era Nusantara di Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.
Bendungan Jragung dibangun salah satunya untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di wilayah Demak dan Kota Semarang. Proyek ini telah menghabiskan anggaran Rp 2 triliun. Luasnya kurang lebih 624 hektare dengan luas genangan nantinya akan mencapai 500 hektare.
Proyek pembangunan Bendungan Jragung sendiri dimulai sejak penandatanganan kontrak pada akhir 2020 dan memulai konstruksi pada pertengahan 2021 setelah proses penyiapan lahan.
Yang unik, kini Jembatan Jragung yang letaknya berada di antara perbatasan Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak kembali viral di sosial media.
Hal tersebut lantaran keindahan view di lokasinya yang begitu mempesona, meskipun proyek bendungan tersebut masih belum sepenuhnya jadi.
Namun jalan yang melintasi kawasan Karangawen hingga Pringapus tersebut jadi primadona warga sekitar untuk bersantai sembari melepas penat.
Keindahan yang ditawarkan jalanan yang masih relatif sepi ini disebut mirip dengan pemandangan yang ada di perbukitan Sumba, Nusa Tenggara Barat.
Melewati perbukitan yang masih asri, wilayah ini dipenuhi pepohonan hijau yang memanjakan mata dan jadi spot baru anak-anak muda sekitar untuk menghabiskan waktu senggang.
Baca Juga: Mengulik Siapa Sosok Tiga Patung Pejuang yang Ada di Alun-alun Lama Ungaran
Lewat video-video pendek yang diupload di sosial media seperti TikTok dan Instagram, banyak orang yang telah membagikan pengalamannya menepi di daerah tersebut.
Destinasi baru ini menarik perhatian banyak orang yang ingin merasakan sensasi baru berkendara sepeda motor dengan suasana sejuk serta menunggu matahari tenggelam di wilayah perbukitan ini.
Jadi gimana, sudah tertarik untuk berkunjung dan merasakan langsung atmosfir Sumba ala Kabupaten Semarang yang viral di sosial media ini?.
Source: Tender Indonesia, Ungaran Pride (TikTok)