RADARSEMARANG.ID, Ungaran – Ribuan jamaah bersholawat bareng Majelis Dzikir dan Sholawat Gandrung Nabi dan KH Rochimin di Langensari, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
Mereka orang larut dalam lantunan sholawat yang dipimpin oleh Kyai Zaman Assekhal Sabtu (12/10/2024) malam tersebut.
Acara yang disupport langsung oleh seluruh warga dalam rangka Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu begitu khidmat mengikuti lantunan sholawat sejak awal hingga akhir acara.
Bahkan, para Gandrung Mania (red: Sebutan untuk para penggemar Majelis Gandrung Nabi) sudah memadati lokasi sholawat sebelum acara dimulai.
Baca Juga: Perdana, Majelis Gandrung Nabi akan Bersholawat di Ungaran, Ini Jadwalnya
Baca Juga: Mengenal Sosok Profil KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq
Baca Juga: Jangan Sampai Kelewatan, Ini Jadwal Gus Muwafiq di Salatiga
Baca Juga: Jadwal Pengajian KH Anwar Zahid Bulan Oktober 2024
Mereka juga tak mau beranjak dari tempat duduknya hingga akhir acara.
Berdasarkan pantauan Koran Jawa Pos Radar Semarang, acara maulid dibuka dengan pembacaan Surat Al Fatihah bersama sama.
Kemudian, dilangsungkan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Kyai Imam Triyono.
Selanjutnya merupakan acara inti yakni, Sholawat bersama Majelis Gandrung Nabi.
Lalu, PHBI Langensari Bersholawat itu diakhiri dengan do’a.
Kyai Zaman Assekhal turut menyapa hadirin acara itu.
“Kalian belajar ngaji sama kyai ulama kan, mari kita do’akan para guru-guru, para kyai-kyai yang telah mengajarkan kita mengaji dan ilmu agama.
Hatinya para guru, kyai, ulama disenangkan, yang penting kita berkumpul dengan para alim ulama.
Nanti kita tunjukkan suasana dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan suara yang keras ketika bersholawat.” Ujar Kyai Zaman Assekhal.
Baca Juga: Catat! Ini Jadwal Majelis Az Zahir Bulan Oktober 2024
Baca Juga: Jadwal Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Bulan Oktober 2024
Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam
Baca Juga: Diawali dari semangat Al Habib Masyhur, Ini Sejarah Singkat Berdirinya Majelis Al Muqorrobin
Baca Juga: Cek Disini Jadwal Majelis Al Muqorrobin Bulan Oktober 2024
Ketua Paniitia PHBI Langensari Bersholawat Bapak Ihwan Saefudin yang diwakili Bapak Riyanto mengucakan terima kasih kepada seluruh warga RW 4 khususnya dan warga langensari umumnya.
Tak lupa panitia berterima kasih kepada semua orang yang telah memberikan infaq, sodaqoh, dana, maupun ide semoga Allah melipatkan ganda pahalanya, amin allahumma amin.” Ujarnya.
“Saya mendo’akan yang hadir malam ini bisa diakui umat Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
Kami dari pemerintah Kecamatan Ungaran Barat ikut senang dan mendukung kegiatan seperti malam ini karena sebagai bukti cinta/gandrung kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga keluarga kita menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.
Anaknya dijadikan anak yang soleh-solehah dan diberikan rejeki yang banyak dan barokah.” Ujar Bapak Aris Muji Widodo SH MM selaku Camat Ungaran Barat.
Lantunan sholawat yang dibawakan oleh Kyai Zaman Assekal serta diiringi hadroh dari grup rebana Majelis Gandrung Nabi membuat para Pecinta Sholawat dan Pemburu Sholawat terhanyut dalam lantunan.
Tak hanya Warga Kabupaten Semarang saja yang ikut acara pengajian sholawat ini, namun dari berbagai daerah seperti Demak, Grobogan, Kendal, Pati, Salatiga dan lain-lain ikut hadir.
“Cinta kepada Kanjeng Nabi itu perintah Allah SWT ﷻ, Kalau kita cinta kepada Nabi agar cinta kita tidak bertepuk sebelah tangan dan dicintai nabi maka kita harus kembali kepada Al Qur’an.
Pertama kita tegas kepada gaya yang tidak sesuai hukum Islam. Kalau mereka menghalalkan mo wolu (8 bahaya) yaitu Main/judi, Maling/mencuri, Minum/mabuk, Madat/pecandu narkoba, Madon/melacur, Maido/mencela, Modo/julid, Mateni/membunuh.
Kita siap menjauhinya. yang kedua kita sebagai pecinta rasul harus saling sayang cinta kepada muslim, saling menghargai, saling memberi kepada muslim.
Yang ketiga kita harus melaksanakan aturan-aturan Nabi Muhammad SAW bagaimana repotnya kita sesibuk-sibuknya kita harus tetap melaksanakan Sholat. karena apa? Assholatu miftahul Jannah: sholat merupakan pintu surga.
Kalau kita ingin masuk surga sholat jangan ditinggalkan. Yang keempat karena kita hidup didunia butuh tenaga untuk beribadah kepada Allah, kita tidak boleh nganggur-nganggur saja harus bekerja yang penting halal dan banyak bayarannya.
Ketika berangkat kerja jangan tinggalkan do’a ayat kursi, sholawat, li illa, kemudian ketika pulang rumah uang jangan dihitung dulu, kita masuk rumah dengan salam, setelah sampai rumah baca surat al ikhlas 3x kemudian baru menghitung uangnya. Nanti akan sisa banyak dan barokah.” Tegas KH Rochimin dalam tausiyahnya.
Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029
Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya
Sementara itu Hidayatuszzein salah satu Gandrung Mania asal Wujil mengaku sudah sering ikuti pengajian sholawat Kyai Zaman Assekal bersama Majelis Gandrung Nabi di daerah pantura.
Namun kali ini yang pertama digelar di Kota Ungaran Kabupaten Semarang. Ia mengaku datang ke acara pengajian PHBI Langensari bersholawat bersama teman-temannya.
Selalu basahi lisanmu dengan sholawat.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِمْ
Agar kelak mendapatkan syafaat. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi