RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Pemerintah Kabupaten Semarang lewat Dinas Pariwisata terus melakukan terobosan lewat event.
Kali ini Festival Gedongsongo dan Travel Mart Gedongsongo digelar dua hari dengan menampilkan Lampion.
Para wisatawan yang hari itu berkunjung mendapatkan lampion yang diterbangkan bersama dengan harapan baru.
Wakil Bupati Semarang Basari mengatakan ini baru pertama kali digelar di Kabupaten Semarang. Antusias para wisatawan dinilainya sangat tinggi.
"Panitia menyediakan ada 1.500 lampion dan itu ludes. Ini baru pertama kali digelar Festival Lampion, antusiasme sangat luar biasa. Tentu akan dijadikan event tahunan,"ungkapnya.
Basari juga menegaskan tim Damkar dan BPBD siap siaga 20 personel guna memastikan lampion yang diterbangkan mati dengan baik.
Pengamanan dilakukan mengingat sekitar Gedongsongo masih banyak hutan. Ditanya soal target wisata, Basari optimis akan melebihi target.
"Iya target 20 juta kunjungan dalam lima tahun. Optimis tercapai. Sehingga memang perlu evaluasi setelah kegiatan apa yang harus dibenahi. Jadi ketika digelar event lainnya bisa lebih luar biasa,"lanjutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Wiwin Sulistyowati mengatakan Festival Gedongsongo bertujuan untuk meningkatkan Daya Tarik Wisata (DTW) di Bumi Serasi.
Ia membenarkan festival lampion ini merupakan terobosan baru dari Disparta Kabupaten Semarang dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Diperkirakan ada 3.000an lebih pengunjung yang hadir dalam festival lampion.
"Memang harus terus berinovasi, salah satunya event seperti ini. Besok kita bikin lagi, bagaimana caranya agar masyarakat tertarik dan bisa datang ke lokasi wisata di Kabupaten Semarang,"timpalnya. (ria/bas)
Editor : Baskoro Septiadi