Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Persikas Semarang, Klub Laskar Hanoman yang Mati Suri Meskipun Mencetak Legenda Persepakbolaan Indonesia

Aby Genta Putra Prasetya • Rabu, 14 Agustus 2024 | 20:05 WIB
Logo Klub Persikas Semarang yang berkandang di Stadion Wujil Ungaran
Logo Klub Persikas Semarang yang berkandang di Stadion Wujil Ungaran

RADARSEMARANG.ID - Identitas sepak bola di wilayah Semarang Raya sangat erat kaitannya dengan sebuah klub bernama PSIS Semarang.

Klub ini merupakan klub yang membawa nama Semarang dalam berbagai kompetisi nasional yang dilangsungkan tiap tahunnya.

PSIS Semarang, sebagai klub legendaris yang kini berlaga di Liga 1 Indonesia tentunya memiliki fanbase yang sangat besar se-antero Semarang bahkan Jawa Tengah.

PSIS Semarang terkenal dengan dua kubu supporter yang sama-sama menginginkan kejayaan bagi klub sepakbola ibukota Jawa Tengah ini.

Kedua kubu tersebut dikenal dengan sebutan Panser Biru dan Snex (Semarang Extreme) yang juga memiliki fanbase besar di daerah Semarang Raya.

Bergeser sedikit ke selatan, tak hanya PSIS yang membawa nama Semarang dalam ajang persepakbolaan tanah air.

Di kabupatennya, sebuah klub bernama Persikas Semarang yang kini sedang berada dalam kompetisi Liga 3 Indonesia Zona Jateng tentu tak bisa dilupakan.

Persikas sendiri merupakan singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang yang telah berdiri sejak dekade 60-an tepatnya pada tahun 1967.

Meskipun belum mencapai prestasi yang unggul, namun klub ini diketahui sebagai pencetak salah satu legenda persepakbolaan Indonesia bernama Bambang Pamungkas yang menyumbang gol terbanyak untuk Timnas.

Legenda Persija Jakarta asal Salatiga ini dahulunya merupakan atlet yang digembleng dan bermain untuk Persikas Semarang sebelum talentanya diketahui oleh klub Liga Satu asal Jakarta tersebut.

Klub Persikas adalah milik dari pemerintah Kabupaten Semarang yang berkandang di Stadion Wujil, Kabupaten Semarang dengan kapasitas penonton mencapai 2000 orang.

Klub ini memiliki julukan yang sangar, yakni Laskar Hanoman. Serupa dengan kisah legenda yang beredar di sekitar Gunung Ungaran tentang tempat petilasan Dasamuka yang dijaga oleh Hanuman bila sewaktu-waktu raksasa tersebut bangkit.

Baca Juga: Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Semarang, dari Kanjengan Sampai Ungaran

Julukan tersebut juga diharapkan sebagai doa agar klub Persikas memiliki sifat serta spirit yang tertanam dalam diri Hanuman agar bisa menjadi klub yang besar dan kuat.

Julukan lainnya yang tersemat bagi klub ini adalah Trulek Jawa, yang juga menjadi maskot dari klub asal Kabupaten Semarang ini.

Trulek Jawa merupakan jenis spesies burung endemik khas Jawa yang juga kerap ditemukan di Gunung Ungaran.

Dengan menjadikannya maskot, diharapkan Trulek Jawa makin dikenal dan didukung upaya konservasinya oleh masyarakat sekitar.

Kedepannya diharapkan oleh para Busermania (Bumi Serasi Mania) sebutan bagi supporter Persikas Semarang agar klub ini bisa berkembang dan berlaga di liga 1 Nasional dengan saudara satu kotanya yakni PSIS Semarang.

Source: Matzsport, Footballnessid.

Editor : Baskoro Septiadi
#Laskar Hanoman #Persikas Semarang #Persikas Semarang Liga 3 #Klub Sepakbola Semarang #Klub Sepakbola Persikas