Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Mitologi Cikal Bakal Nama Curug Semirang, Destinasi Wisata Alam Menenangkan di Ungaran

Aby Genta Putra Prasetya • Sabtu, 25 Mei 2024 | 00:05 WIB
Potret Air Terjun Semirang yang diabadikan oleh Radar Semarang
Potret Air Terjun Semirang yang diabadikan oleh Radar Semarang

RADARSEMARANG.ID - Bagi warga Semarang dan sekitarnya pasti sudah tidak asing dengan destinasi satu ini yang berada di Ungaran, Kabupaten Semarang.

Air Terjun Semirang merupakan destinasi wisata alam yang berada di Desa Gogik, letaknya tepat berada di lereng Gunung Ungaran.

Dengan pemandangan yang indah melingkupi kearah terangnya Kota Ungaran, wilayah ini cocok untuk melakukan berbagai aktifitas seperti tracking atau bersepeda gunung.

Baca Juga: Sejarah Gereja Girisonta yang Menjadi Saksi Bisu Masa Suram Penjajahan Jepang

Selama tracking perjalanan menuju tempat dimana Curug (Air Terjun) Semirang berada, pengunjung akan melihat berbagai suasana hening dan tenang dari kanan kirinya, yang kebanyakan merupakan perkebunan kopi dan pala.

Air terjun ini juga memiliki mitologi terkait penamaannya yang sudah menjadi cerita rakyat masyarakat sekitar yang turun temurun diceritakan ke generasi sesudahnya.

Mitologi Curug Semirang

Legenda penamaan air terjun ini berawal dari kisah sepasang orang resi, yakni orang suci yang hidup pada masa lalu di daerah ini.

Kedua resi ini adalah suami istri yang memang sedang melakukan pertapaan di wilayah Air Terjun ini untuk menemukan bunga Lanceng Putih serta Kalakecika.

Sang suami bernama Sraya, sedangkan Istrinya bernama Sari, mereka melakukan pertapaan ini karena amanat dari seorang guru yang tak lain ayahanda dari Sari.

Saat suaminya melakukan pertapaan, Sari yang saat itu tidak sedang bersama suaminya harus merasakan gangguan dari Jin Barok, entitas yang berenergi negatif.

Sari pun melarikan diri dari tempat tersebut karena gangguan Jin Barok yang mulai mengejarnya, saat sedang berlari menghindari Jin Barok.

Jarik atau kain tradisional yang digunakan untuk menutupi bagian tubuh milik Sari harus terlepas karena tarikan dari Jin Barok.

Akibatnya ia pun harus berlari melewati lereng yang terpisah oleh jurang di kawasan tersebut sambil bertelanjang tubuh.

Setelah bertemu suaminya, Sraya. Sari pun meminta perlindungan kepada suaminya yang sedang bertapa untuk mendapatkan Bunga Kalakecika.

Dengan kekuatan yang dimiliki, Sraya pun berhasil mengalahkan Jin yang telah mengganggu dan bahkan menarik jarik dari istrinya hingga telanjang.

Nah, dari lepasnya jarik milik Sari tersebut yang menjadi cikal bakal penamaan tempat ini, dalam Bahasa Jawa " Wirang" artinya malu merujuk kejadian copotnya jarik milik Sari saat dikejar Jin Barok.

Lama-kelamaan dari kata Wirang itulah yang dikemudian hari berubah menjadi Semirang, dan hingga kini menjadi nama dari Air Terjun yang berada di Kota Ungaran tersebut.

Source: Pariwisata Jawa Tengah, Badan Otorita Borobudur.

Editor : Baskoro Septiadi
#Mitologi Curug Semirang Ungaran #Mitologi Air Terjun Semirang #Asal Muasal Nama Semirang #Cerita Rakyat Curug Semirang #Mitologi Penamaan Curug Semirang