Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dua Desa Wisata Kabupaten Semarang Lolos 300 Besar ADWI 2024

Nurfa'ik Nabhan • Kamis, 23 Mei 2024 | 22:25 WIB
Pasar Tempoe Doeloe di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat
Pasar Tempoe Doeloe di Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dua desa di Kabupaten Semarang berhasil menjadi 300 besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Bahkan masuk dalam 25 besar desa wisata terpilih di Jawa Tengah.

 Baca Juga: Imbas Kasus Bullying Siswa MTs di Kabupaten Semarang, Kemenag Perketat Pengawasan Boarding School

Dua desa yang lolos 300 besar tersebut ialah Desa Wisata Samirono, Kecamatan Getasan dan Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat.

Nantinya kedua desa tersebut akan bersaing dan diseleksi kembali untuk merebutkan posisi 100 besar hingga 10 besar nasional. 

Ketua Pokdarwis Rukun Santoso Desa Lerep, Daniel Bayu Anggara merasa senang sekaligus tegang karena masuk ke 300 besar nasional.

Namun kedepannya akan ada seleksi kembali untuk menuju peringkat yang lebih tinggi.

"Artinya kami senang namun bercampur tegang, karena kami menginginkan hasil yang terbaik dan nilai sebaik-baiknya," ujarnya pada Jawa Pos Radar Semarang Kamis (23/5).

 Baca Juga: Rombongan Biksu Thudong Disambut Ratusan Warga di Kabupaten Semarang 

Menurutnya, Deswita Lerep menjadi salah satu desa wisata yang ramai kunjungan wisatawannya.

Mayoritas wisatawan yang berkunjung di deswita yang berada di lereng Gunung Ungaran ini berasal dari regional Semarang dan sekitarnya.

"Pasar kami belum cukup luas dan masih di regional Semarang dan sekitarnya. Tetapi kunjungan dari Jakarta atau kota besar lainnya masih sedikit," bebernya.

Maka dari itu, pihaknya berharap kedepannya Deswita Lerep bisa lolos kembali ke tahap yang lebih tinggi.

Pasalnya Deswita Lerep masih membutuhkan exposure untuk memperkenalkan ke khalayak lebih luas.

"Kami terus mengupayakan dan mengoptimalkan dari sosial media kami. Kemudian dari website atau akun Jadesta dan ADWI itu juga kami adakan pembaharuan-pembaharuan," terangnya.

 Baca Juga: Evaluasi Pilpres dan Pileg 2024 Jadi Tambahan Modal Penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang

Di masa-masa seleksi pihaknya tidak ada perubahan ataupun pembaharuan di sisi wisata namun lebih menekankan sosialisasi agar bisa lebih dikenal.

Misalnya lebih sering mengunggah konten di media sosial milik Deswita Lerep.

"Barangkali juri juga sempat menengok sosial media kita dan sekaligus agar khalayak lebih tahu apa itu Deswita Lerep," katanya.

Bayu menyebutkan Deswita Lerep sendiri sudah memadukan edukasi dari pertanian, peternakan, ekonomi kreatif, hingga kuliner sebagai paket wisatanya.

Selain itu sudah banyak produk wisata yang menjadi buah tangan wisatawan yang berkunjung.

"Kita kemarin sempat membuat paket bundling produk KWT berupa sabun cair dari kulit pisang dan scrub dari ampas kopi. Itu juga bisa untuk menaikkan daya tambah dari kami dan sekaligus memperkenalkan produk wisata edukasi yang ada disini," imbuhnya. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, Didik mengatakan saat ini baru tahap 300 besar yang terpilih.

Ia berharap kedua desa wisata tersebut bisa melanjutkan ke tahap yang berikutnya. 

"Semoga nanti bisa tembus hingga sepuluh besar," singkatnya. (nun/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Lerep #Getasan #Desa Wisata #ADWI #Kabupaten Semarang