RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Setelah penantian 78 tahun, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Semarang akhirnya mempunyai kantor di area GOR Wujil Pandanaran Ungaran.
Kantor tersebut dibangun diatas tanah seluas 18x25 meter persegi. Diungkapkan Ketua PGRI Kabupaten Semarang Sukaton Purtomo Priyatmo anggaran pembagunan dari swadaya anggota. Ada 7.255 anggota yang ikut iuran guna membangun.
"Sekitar Rp 2,55 miliar terkumpul dan kita gunakan untuk membangun. Iuran untuk P3K Rp 150 ribu tiga sampai enam bulan Rp 450 ribu kemudian ASN 200 ribu tiga kali jadi 600 ribu,"jelasnya.
Katon juga mengatakan ada 7.255 anggota aktif dan calon anggota 3.000.
Dengan jumlah anggota tersebut membuat keberadaan kantor baru menjadi pelengkap untuk mempermudah koordinasi.
Ia juga menegaskan seluruh uang yang terkumpul semuanya digunakan membangun gedung baru. Gedung Aula PGRI Kabupaten Semarang pun dapat digunakan oleh anggota dengan gratis.
"Ini kan sudah ditunggu 78 tahun oleh teman-teman. Ketika kita rapat akan membangun kantor baru langsung semangat dan alhamdulillah selesai,"lanjutnya
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Ia mengatakan selamat kepada anggota PGRI Kabupaten Semarang atas selesainya pembangunan kantor barunya.
Ngesti juga mengapresiasi gotong-royong yang dilakukan anggota PGRI. Ngesti mengatakan peranan PGRI tentunya berdampak positif bagi pemerintah.
Dengan diangkat guru P3K 1.700an digelombang pertama dan 580 gelombang ke tiga bisa membantu mencukupi kebutuhan guru yang ada di Kabupaten Semarang.
"Ini tanah milik Pemkab Semarang kita pijamkan dan bisa digunakan teman-teman PGRI. Silahkan dipakai. Kompleks ini memang sering digunakan kegiatan olahraga dan kegiatan pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan,"ungkapnya. (ria/bas)
Editor : Baskoro Septiadi