Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Info untuk Pemudik, Ikuti Tanda Petunjuk Ini Jika Ingin Melewati Jalur Alternatif di Wilayah Kabupaten Semarang

Nurfa'ik Nabhan • Minggu, 7 April 2024 | 21:04 WIB
Salah satu jalur alternatif antar kabupaten di Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur
Salah satu jalur alternatif antar kabupaten di Desa Kalongan Kecamatan Ungaran Timur

RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Sejumlah jalur alternatif yang ada di wilayah Kabupaten Semarang bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengindari kemacetan.

Dari Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang juga sudah memasang petunjuk arah semi permanen di titik jalur alternatif tersebut.

Kepala Dishub Kabupaten Semarang, Tri Martono mengatakan untuk jalur alternatif di Kabupaten Semara.g terutama di Ungaran berbeda dengan tahun lalu.

Dimana tahun lalu diberlakukan one way di beberapa titik jalan alternatif yang ada di Ungaran.

"Tetapi manakala nanti ada kondisi-kondisi tertentu nanti kita lakukan jalan alternatif, misalnya yang ada di Jalan Gatot Subroto kemudian di Jalan Asmara, simpang KPU nanti kita manfaatkan untuk jalan alternatif," katanya Minggu (7/4).

Kemudian di area Exit Bawen kemungkinan kecil untuk diberlakukannya jalan alternatifnya. Kecuali untuk ruas jalan Tuntang-Ambarawa. 

"Kemudian yang sering dan banyak dilalui itu di Exit Salatiga yang mengarah ke arah Suruh dan Tengaran ini nanti kita lakukan persiapan bukan rambu tetapi sifatnya hanya petunjuk jalan alternatif sehingga nanti bisa menuntun pemudik," jelasnya.

Tidak hanya itu, jalur alternatif yang berada di wilayah Bandungan juga sudah beberapa dipasang petunjuk jalan semi permanen.

Terutama untuk jalur alternatif Bandungan-Sumowono yang menuju ke Temanggung ataupun Kabupaten Kendal.

Terkait dengan rambu-rambu ini pihaknya sudah pasang di jalur-jalur khususnya yang di jalan kabupaten.

Karena melalui DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) maka dialokasikan di jalan kabupaten.

"Barangkali ini juga banyak rambu-rambu yang hilang atau rusak jika tidak segera kita perbaiki akan menimbulkan pengguna jalan terganggu. Sehingga kemarin teman-teman di bidang lalu lintas sudah melakukan pemasangan baik itu rambu baru ataupun perbaikan untuk rambu-rambu yang rusak," terangnya.

Selain itu penerangan jalan utama yang terganggu atau terhalangi oleh pepohonan juga sudah dirapikan.

Pihaknya juga menghimbau kepada camat, lurah, atau kepala desa untuk melaporkan jika terdapat PJU atau rambu yang rusak. (nun/bas)

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#petunjuk jalan #jalur alternatif #Dishub #Kabupaten Semarang #ungaran