Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Belasan Motor dan 1 Mobil Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Randugunting Kabupaten Semarang, Diduga karena Ini

Nurfa'ik Nabhan • Selasa, 5 Maret 2024 | 02:14 WIB
Beberapa sepeda motor yang masih diperbaiki karena mogok usai mengisi bahan bakar pertalit di SPBU Randugunting
Beberapa sepeda motor yang masih diperbaiki karena mogok usai mengisi bahan bakar pertalit di SPBU Randugunting

RADARSEMARANG.ID, BERGAS - Sebanyak 17 sepeda motor dan satu mobil pikup mengalami macet dan mogok usai mengisi bahan bakar jenis pertalite di SPBU Randugunting, Kecamatan Bergas Senin (4/3).

Diduga bahan bakar jenis pertalite tercampur air saat pengisian.

 Baca Juga: Fix! Ini Daftar Perolehan Suara Pileg 2024 DPRD Kabupaten Semarang, Caleg PDIP Rizka Dwi Prasetyo Terbanyak

Salah satu warga Bawen, Rohmad mengaku kaget ketika motor miliknya tiba-tiba mogok setelah mengisi pertalite.

Ia mengaku sebelum melakukan pengisian ulang motor miliknya tidak terjadi apa-apa dan dalam kondisi normal.

"Tiba-tiba saat keluar dari SPBU sampai pasar merakmati kendaraan saya tersendat-sendat hingga mogok," katanya.

Tidak hanya Rohmad yang mengalami kemogokan pada motornya. Ternyata banyak motor yang mogok setelah melakukan pengisian bahan bakar jenis pertalite tersebut.

 Baca Juga: Partai NasDem Amankan 5 Kursi Pileg 2024 DPRD Kabupaten Semarang, Ini Nama-namanya

"Padahal saya mau berangkat kerja ke Salatiga dan keburu-buru takut telat, akhirnya tidak jadi kerja karena motor mogok," jelasnya.

Akhirnya para pengendara yang motornya mengalami mogok kembali ke SPBU Randugunting untuk meminta pertanggungjawaban.

Serta meminta untuk diperbaiki agar kembali normal dan tidak mogok kembali.

Atas kejadian tersebut pihak SPBU Randugunting bertanggung jawab memperbaiki sepeda motor yang mengali mogok.

Dengan memanggil bengkel untuk menguras bahan bakar yang tercampur air dan tambahan ganti rugi bagi pengendara yang tidak bisa masuk kerja.

"Kejadian tadi pagi sekitar pukul 07.30 pagi saat isi BBM saat itu tidak terjadi apa-apa kegiatan seperti biasa," kata Pengawas SPBU Q44.505.05 Randugunting, Faturokhim.

Terdapat 17 sepeda motor dan satu mobil pikup mengalami mogok akibat bahan bakar jenis pertalite tercampur air.

Ia juga melihat banyak pengendara yang kembali ke SPBU dengan mendorong sepeda motor yang mogok.

"Setelah saya tanya karena apa, ternyata kendaraannya mogok karena diduga saat mengisi bahan bakar jenis pertalite tercampur air," jelasnya.

Pihak SPBU kemudian mengganti rugi bahan bakar dan memberikan kompensasi kepada konsumen yang tidak bisa berangkat bekerja.

Serta bertanggung jawab dengan mendatangkan bengkel untuk memperbaiki sepeda motor yang mogok.

Faturokhim menyebutkan kejadian tersebut diduga kebocoran pada pipa dari tangki pengisian pertalite. Sehingga bahan bakar pertalite tercampur dengan air.

"Kami langsung menutup SPBU untuk sementara dan kami memanggil teknisi dari pusat untuk segera di perbaiki," pungkasnya. (nun/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#sepeda motor #mogok #pertalite