RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Dalam kontestasi pemilihan legislatif (pileg2024 ) di Kabupaten Semarang, Partai NasDem sementara meloloskan lima kursi dari lima dapil. Hal tersebut merupakan peninkatan dari Pemilu 2019 yang lalu.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Kabupaten Semarang, Suyadi mengatakan dalam pileg 2024 tersebut terdapat 50 caleg yang maju.
Dan untuk sementara Partai NasDem mengamankan lima kursi di DPRD Kabupaten Semarang.
"Di pileg tahun 2019 lalu, kami meraih total suara akumulasi sekitar 35 ribuan sekian. Dan Alhamdulillah di 2024 ini naik menjadi 52 ribu sekian suara," ungkapnya Jumat (1/3).
Dengan perolehan hasil tersebut, artinya target yang dicanangkan NasDem di Kabupaten Semarang terpenuhi.
Dimana sebelumnya parpol tersebut menargetkan perolehan lima kursi di masing-masing Dapil di Kabupaten Semarang.
"Di tahun 2019 kemarin ada tiga kursi dari kami itu dari Dapil 1, 2, dan Dapil 5, saat itu kekosongan di Dapil 3 dan Dapil 4. Sekarang hasil Pemilu 2024 ini bisa tambah kursi, dari tiga kursi menjadi lima kursi di setiap dapil nya, berarti tidak ada kekosongan kursi dari masing-masing dapil," terangnya.
Baca Juga: Keren! Ini Penampakan Seragam Baru Satlinmas Kabupaten Semarang, Warnanya Tidak Hijau Lagi
Untuk Dapil 1 dari Partai NasDem ada Titin Wahyuningsih yang lolos kali ini, dimana Titin ini merupakan pemain baru menggeser incumbent yakni Siswanto.
Kemudian di Dapil 2 ada nama Jaenuri, ini juga incumbent yang di 2024 ini kembali mendapatkan kursi.
Kemudian di Dapil 3 ada nama Sukarno yang merupakan mantan kepala desa. Lalu di Dapil 4 diduduki Bambang Irianto dari Getasan.
"Dan di Dapil 5 saya sendiri Suyadi yang juga merupakan incumbet dari Dapil 5 sendiri," lanjutnya.
Diakuinya, perubahan-perubahan aspirasi di masyarakat yang ditunggu sesuai kebutuhan warga di Kabupaten Semarang. Seperti contoh soal pekerjaan sarpras, dibeberapa titik yang masih butuh direhabilitasi.
Kemudian ada soal kesehatan utamanya kesehatan ini penting sekali, pelayanan yang lebih baik di kesehatan. Termasuk di pendidikan formal maupun non formal di semua tingkatan ini menjadi tanggung jawab APBD Kabupaten Semarang," terangnya.
Disinggung soal ada temuan kecurangan atau tidak, ditegaskannya sampai saat ini NasDem Kabupaten Semarang belum menemukan kecurangan-kecurangan yang bentuknya valid untuk diterima. Sehingga proses rekapitulasi penghitungan suara masih berjalan lancar.
"Alhamdulillah, aman tidak temuan kecurangan-kecurangan itu kepada kami," tandasnya. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi