Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Jembatan Penghubung di Desa Plumutan Kabupaten Semarang Putus Diterjang Banjir, Warga Harus Memutar 5 Km

Nurfa'ik Nabhan • Rabu, 7 Februari 2024 | 21:21 WIB
Warga yang tengah menunjukkan jembatan yang putus
Warga yang tengah menunjukkan jembatan yang putus

RADARSEMARANG.ID, Bancak - Dua jembatan di Desa Plumutan, Kecamatan Bancak terputus akibat derasnya aliran sungai.

Hal tersebut dikarenakan Desa Plumutan diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut. 

Dua jembatan tersebut merupakan jembatan utama dan jembatan darurat menjadi akses masyarakat setempat.

Jembatan utama terputus pada tahun 2019 dan jembatan darurat terputus pada Selasa (6/2) kemarin. 

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Jembatan Jatisari memiliki panjang 80 meter dan lebar tiga meter yang melintasi sungai.

Serta untuk jembatan darurat masih bisa dilewati karena sudah diantisipasi untuk sementara. 

Salah satu warga, Suyadi mengatakan dua hari berturut-turut Desa Plumutan diguyur hujan deras.

Sehingga debit air sungai meluap dan mengalir deras dan mengakibatkan longsor di bagian tepi jembatan. 

"Itu kemarin dinihari mas pas hujan deras tiba-tiba jembatannya kok jebol," katanya. 

Menurutnya jembatan tersebut putus akibat tidak kuat menahan aliran sungai yang deras saat itu. Serta ditambah di bagian tepi jembatan mengalami longsor. 

"Yang jembatan darurat juga jalannya sedikit licin jadi memang agak takut kalau mau melintas," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Plumutan, Suji Haryanto menyebutkan hujan deras kemarin mengakibatkan banjir yang besar. Sehingga jembatan darurat tidak kuat menahan derasnya aliran sungai. 

"Ini yang kemarin jatuh merupakan jembatan darurat, yang pas pertama kali jembatan yang utama tahun 2019 jatuh dan hancur. Dan kemudian dibuatkan jembatan darurat sehingga ini untuk jalan sementara akses masyarakat untuk pejalan kaki dan sepeda motor," terangnya.

 Baca Juga: Banjir di Demak Meluas, Tanggul Sungai Tuntang Juga Ikut Jebol, Ini Daftar Wilayah yang Terdampak

Putusnya dua jembatan di Desa Plumutan tersebut mengakibatkan akses warga tertutup total. Dan terpaksa warga harus melalui jalan memutar sejauh tiga hingga lima kilometer. 

"Ini dampaknya semua akses dari warga kami bisa terganggu terutama untuk akses ke sekolah, pasar, dan sebagian. Dan ini jalan satu-satunya yang kami punya jadi untuk warga kami di tiga dusun," bebernya. 

Suji menambahkan untuk sementara pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang, DPU Kabupaten Semarang dan Pemerintah Kecamatan Tengaran. Dimana nantinya yang akan dibangun secepatnya adalah jembatan darurat. (nun/bas) 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#hujan lebat #bancakan #JEMBATAN #terputus