Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Warga Dusun Thekelan Semarang Gotong Royong Bersihkan Gereja, Berikan Ucapan Selamat Natal

Nurfa'ik Nabhan • Minggu, 24 Desember 2023 | 17:56 WIB
Spanduk bertuliskan ucapan Hari Natal sudah dipasang di depan GPdI El Shaddai, oleh warga Dusun Thekelan. NURFAIK NABHAN/JAWA POS RADAR SEMARANG
Spanduk bertuliskan ucapan Hari Natal sudah dipasang di depan GPdI El Shaddai, oleh warga Dusun Thekelan. NURFAIK NABHAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID - Toleransi beragama juga begitu kental di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Warga dusun ini memiliki tradisi memberikan ucapan selamat pada setiap perayaan hari besar agama (PHBA).

Seperti nampak di depan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El Shaddai. Warga sudah memajang spanduk besar bertuliskan ucapan selamat.

Warga sebelumnya juga sudah bergotong royong membersihkan gereja. Mereka ikut menata kursi dan menghias gereja dengan pernak-pernik khas natal. 

Kepala Dusun Thekelan, Supriyadi, mengungkapkan, hal semacam ini diakuinya sudah menjadi tradisi. Di saat PHBA warga semua ikut kerja bakti, meskipun berbeda agama dan keyakinan.  

“Warga satu dusun selalu berkumpul ketika merayakan hari besar keagamaan. Mereka mengucapkan selamat kepada umat yang tengah merayakan," katanya. 

Makanya, dusun yang berada di lereng Gunung Merbabu mendapatkan julukan Dusun Toleran Antar Umat Beragama. 

“Tradisi ini sudah kami lakukan sejak dulu. Para pendahulu kami selalu berkunjung ke rumah-rumah warga yang tengah merayakan hari besar agamanya," ungkapnya. 

 Baca Juga: Perayaan Natal di Dusun Thekelan Berlangsung Haru dan Bahagia

Termasuk pada perayaan Natal 2023 ini. Warga satu dusun akan berbondong-bondong ke gereja untuk memberikan selamat kepada warga umat katolik maupun protestan seusai mereka beribadah.

 “Tidak hanya perayaan natal  saja, tapi PHBA lainnya. Seperti waisak, idul fitri, nyepi dan sebagainya," katanya.

Sementara itu, Pendeta GPdI El Shaddai, Petrus Sukiman, mengakui memang usai beribadah, seluruh warga Thekelan biasanya sudah berkumpul di depan gereja.

Baca Juga: Indahnya Toleransi di Dusun Thekelan, Semua Warga Ucapkan Selamat Waisak, Berpelukan, Penuh Haru

Mereka akan membentuk sebuah barisan mengular untuk memberikan selamat kepada umat kristen. 

"Ini merupakan wujud toleransi warga Dusun Thekelan yang mungkin tidak ada di daerah lainnya," ucapnya.  (nun/bud) 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#TOLERANSI #NATAL #Dusun Thekelan