Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rumah Pupuk Getasan Berdayakan Masyarakat dengan Pengolahan Pupuk Organik

Nurfa'ik Nabhan • Senin, 18 Desember 2023 | 02:20 WIB
Wisatawan yang mencoba menanam menggunakan pupuk organik di Rumah Pupuk Dusun Tawang
Wisatawan yang mencoba menanam menggunakan pupuk organik di Rumah Pupuk Dusun Tawang

RADARUNGARAN.COM, GETASAN - Dusun Tawang, Desa Samirono, Kecamatan Getasan memiliki Rumah Pupuk yang dimanfaatkan warga untuk memanfaatkan limbah biogas (slurry).

Limbah tersebut dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk kemudian diolah menjadi pupuk organik dan dijual. 

Kepala Dusun Tawang, Slamet menyampaikan bahwa Rumah Pupuk tersebut memiliki 18 anggota di dalamnya.

Karena di Dusun Tawang sendiri terdapat 18 titik untuk pengolahan biogas. 

"Untuk sementara kita ada 18 anggota yang setiap harinya mereka menyetorkan limbah biogas berupa limbah kering," katanya. 

Sistem pengumpulan di Rumah Pupuk sendiri juga terdapat mekanismenya.

Di mana warga yang menyetorkan limbah tersebut akan di hargai satu angkong sebesar Rp 750.

"Satu angkong itu biasanya sekitar 20 kilogram slurry. Sehingga nantinya akan diolah menjadi pupuk organik," ungkapnya. 

Slurry tersebut merupakan ampas biogas berbentuk campuran padat cair yang tidak berbau dan tidak mengundang serangga.

Serta kaya akan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. 

Tidak hanya itu pihaknya juga mengirimkan sampel pupuk organik tersebut ke laboratorium sebelum dijual belikan luas di pasaran.

Sementara ini pupuk organik dari Rumah Pupuk dijual di lingkup Kecamatan Getasan. 

"Untuk hasilnya kemungkinan sekitar pertengahan bulan Desember akan keluar," bebernya. 

Rumah Pupuk di Dusun Tawang juga menyediakan wisata edukasi bagi para wisatawan yang ingin tahu bagaimana proses pembuatan pupuk organik.

Sudah banyak kunjungan dari luar kota bahkan dari luar negeri pernah berkunjung ke Rumah Pupuk tersebut. 

"Kemarin ada kunjungan dari Yogyakarta kita sambut juga dan dari Belanda juga pernah," katanya. 

Slamet berharap dengan adanya pemanfaatan biogas dan pupuk bisa banyak memberikan manfaat terutama peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.

Dan pemberdayaan masyarakat di Dusun Tawang akan selalu digencarkan hingga inovasi-inovasi lainnya akan lahir. 

"Ini nanti di samping Rumah Pupuk akan dibangun TPS3R dan bisa bersinergi juga. Karena sampah organiknya nanti bisa diolah menjadi pupuk organik," terangnya. (nun) 

Editor : Agus AP
#Rumah pupuk #Getasan #Dusun tawang #Pupuk Organik #Kabupaten Semarang