Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

11.559 Kepala Keluarga di Kabupaten Semarang Terima BLT Dana Insentif Daerah, Terbanyak dari Kecamatan Bringin

Nurfa'ik Nabhan • Sabtu, 9 Desember 2023 | 00:29 WIB
Bupati Semarang dan Wakil Bupati Semarang menyerahkan bantuan BLT secara simbolis
Bupati Semarang dan Wakil Bupati Semarang menyerahkan bantuan BLT secara simbolis

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Sebanyak 11.559 kepala keluarga dari 19 kecamatan mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Insentif Daerah (BLT DID) Jumat (8/12).

Total dari bantuan yang disalurkan yakni Rp 2,3 miliar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum sama sekali menerima bantuan. 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengungkapkan Pemkab Semarang telah menerima DID tahun 2023 dari pemerintah pusat sebesar Rp 5,9 miliar.

Di mana dana tersebut akan dialokasikan pada dua kegiatan yakni untuk pengentasan stunting dan pemberian BLT kepada masyarakat. 

"Untuk pemberian BLT ini kami alokasikan dana senilai Rp 2,3 miliar dari Rp 5,9 miliar yang kami terima untuk diberikan ke warga yang kurang mampu," ungkapnya. 

Satu kepala keluarga nantinya akan mendapatkan Rp 200 ribu. Dan akan disalurkan di seluruh kecamatan secara bertahap. 

"Kita akan salurkan tidak satu hari, hari ini untuk Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur," jelasnya. 

Program BLT yang disalurkan bertujuan untuk mengantisipasi dan menahan adanya laju inflasi di Kabupaten Semarang.

Pasalnya saat ini terdapat beberapa bahan pokok makanan yang harganya naik, seperti beras dan cabai. 

"Harapannya ini bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan digunakan untuk membeli berbagai bahan pokok terutama menjelang Nataru 2024," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Istichomah menyebutkan DID yang diperoleh merupakan atas kinerja Pemkab Semarang.

Sehingga penggunaan dana tersebut akan digunakan untuk dua program prioritas Kabupaten Semarang. 

"Salah satunya untuk pemberian BLT kepada 11.559 keluarga yang tidak mampu di 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang," terangnya. 

Untuk wilayah paling banyak yang mendapat BLT DID tersebut ada di Kecamatan Bringin, yakni sejumlah 1.755 KPM.

Dan untuk penyaluran BLT DID di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang ini ada dua kecamatan, yakni Kecamatan Ungaran Barat dan Ungaran Timur.

"Adapun kriteria keluarga yang menerima BLT DID ini adalah mereka yang masuk dalam keluarga kemiskinan ekstrem atau Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) Desil 1 dan 2 yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial apapun," ungkapnya. 

Tidak hanya itu, penyaluran BLT juga diberikan kepada warga lanjut usia terlantar, disabilitas, dan keluarga miskin lainnya yang belum mendapatkan bantuan sosial apapun.

Dan pihaknya menargetkan penyaluran BLT DID ini akan selesai pada tanggal 27 Desember 2023 mendatang.

Salah satu warga asal Dusun Kretek, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Vista Vestikasari merasa terbantu dengan adanya bantuan yang ia terima.

Meskipun hanya Rp 200 ribu, itu sudah bisa untuk membeli sembako. 

"Karena ini kan mau natal dan tahun baru jadi harga sembako harganya naik semua," jelasnya. 

Ia berharap bantuan serupa bisa ada rutin diadakan dari Pemkab Semarang khususnya untuk masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Semarang. Sehingga masyarakat yang kurang mampu bisa terbantu. (nun) 

Editor : Agus AP
#Dana insentif daerah #Dinsos #KPM (Keluarga Penerima Manfaat) #BLT #Ngesti Nugraha #Bantuan Langsung Tunai #Kabupaten Semarang