RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Pasca terjadinya kebakaran hutan dan banjir bandang yang melanda beberapa desa di lereng Gunung Merbabu. Jalur pendakian di Gunung Merbabu masih ditutup terutama jalur pendakian via Thekelan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Batur Reaksi Cepat (BRC) Batur, Supriyanto.
Di mana jalur pendakian paling tua di Gunung Merbabu tersebut masih ditutup. Penutupan jalur pendakian tersebut bersamaan dengan semua jalur pendakian Gunung Merbabu.
"Penutupan jalur ini untuk keselamatan para pendaki pasca terjadi bencana kebakaran hutan dan banjir bandang," katanya Minggu (26/11).
Sejak terjadinya kebakaran hutan semua jalur pendakian di Gunung Merbabu ditutup. Ditambah lagi dengan cuaca saat ini yang sudah memasuki musim penghujan membuat kondisi menjadi berbahaya.
"Saat ini sudah masuk 'musim pitu' dimana masuk musim penghujan. Dan jalur via Thekelan juga jalur pendakian yang cukup ekstrem," ungkapnya.
Menurutnya 'musim pitu' banyak terjadi badai diatas gunung dan tidak disarankan untuk melakukan pendakian.
Serta berkaca pada kejadian sebelumnya yang sempat terdapat pendaki yang hilang saat mendaki di jalur Thekelan.
Jalur pendakian Gunung Merbabu via Thekelan ini dikenal cukup ekstrem karena jalurnya memiliki banyak jurang dengan medan yang curam sangat menanjak, dan banyak ditemukan bebatuan serta tebing yang menjulang.
"Ini kemarin juga ada beberapa titik longsor yang terjadi akibat hujan deras dan banjir bandang. Ditambah kabut tebal yang sering menutup jalur pendakian," terangnya.
Supriyanto menyebutkan, meski jalur pendakian via Thekelan yang ada di Desa Batur itu ditutup saat ini, relawan gabungan rencananya dalam waktu dekat ini akan melakukan pengecekan tracking jalur pendakian dia Thekelan.
"Harapannya akhir tahun bisa dibuka, semoga tidak ada bencana lagi. Sehingga ketika aman maka pasti akan dibuka kembali. Selain itu, kami dari relawan tentu akan terus berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) yang memiliki wewenang soal jalur pendakian ini," pungkasnya. (nun)
Editor : Agus AP