Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sebanyak 100 Warga Tuntang Kabupaten Semarang Terima Bantuan Atensi Berupa Paket Nutrisi

Nurfa'ik Nabhan • Sabtu, 4 November 2023 | 02:41 WIB
Masyarakat penerima bantuan saat melakukan registrasi kepada Kemensos melalui Sentra Antasena
Masyarakat penerima bantuan saat melakukan registrasi kepada Kemensos melalui Sentra Antasena

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Kementerian Sosial melalui Sentra Antasena Magelang membagikan 100 bantuan atensi berupa paket nutrisi di Kecamatan Tuntang Jumat (3/11). Bantuan tersebut diperuntukkan untuk membantu para kelompok rentan. 

Bantuan atensi berupa paket nutrisi tersebut dibagikan di Kantor Kecamatan Tuntang.

Dimana paket tersebut terdiri dari beras, madu, roti, susu, selimut, dan nutrisi lainnya. 

Baca Juga: Warga Kaliangkrik Magelang Kaget Ternyata Rumahnya Dipakai Menyimpan Keripik Pisang Narkoba

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Travel Hiace Tabrak Truk di Jalan Tol Semarang-Solo

Kepala Sentra Antasena Magelang, Agung Suhartoyo mengungkapkan bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) merupakan salah satu program dari Kementerian Sosial.

Bantuan tersebut diperuntukkan kepada masyarakat PPKS (Pemerlu pelayanan Kesejahteraan Sosial). 

"Bantuan ini tidak bersifat terus menerus tetapi ini bantuan sekali. Untuk mengatasi kedaruratan artinya dalam situasi tertentu kita bantu dalam bentuk paket," ujarnya. 

PPKS sendiri terbagi dalam empat klaster didalamnya.

Yakni klaster disabilitas yang terdiri dari disabilitas fisik, disabilitas sensorik, dan disabilitas mental. Kemudian klaster anak dan klaster lansia. 

"Terakhir klaster KBK ( Korban Bencana dan Kedaruratan) untuk klaster KBK ini seperti korban kebakaran dan bencana lainnya. Sedangkan untuk kedaruratan ini seperti pengidap HIV/AIDS, pencandu Napza, dan kelompok rentan," jelasnya. 

Sebanyak 100 penerima dari masyarakat Kecamatan Tuntang ini berasal dari data yang diperoleh dari lapangan.

Pasalnya sebelum pembagian pihaknya melakukan assesmen untuk mendapatkan data di lapangan. 

"Kami ada data namanya Aster (Assesment Terintegrative) itu kami sudah lakukan assesmen. Untuk wilayah Kabupaten Semarang terdapat sekitar 6000 yang baru terdata," katanya. 

Agung menyebutkan saat ini sudah sekitar 500 paket yang sudah tersalurkan.

Namun tidak semua berupa paket nutrisi atau sembako melainkan terdapat paket peralatan. 

"Jadi kita menyesuaikan kondisi penerima. Untuk paket nutrisi ini cenderung untuk kelompok rentan, " jelasnya. 

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Wisnu Wijaya Adiputra ikut turut mengawasi penyerahan bantuan atensi tersebut.

Ia juga memastikan penyaluran tersebut bisa disalurkan secara tepat sasaran. 

"Jadi target kita hari ini mewujudkan zero kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah," jelasnya. 

Upaya tersebut akan terus dilakukan dengan memperhatikan masyarakat yang membutuhkan.

Akan berfokus pada para KPM (Keluarga Penerima Manfaat) terutama keluarga pra sejahtera dan keluarga kemiskinan ekstrem. 

"Maka dalam kondisi saat ini yang diperlukan adalah yang bisa diterimakan oleh mereka. Jadi bukan uang tunai tetapi dalam bentuk paket nutrisi sehingga bisa langsung dimanfaatkan," ungkapnya. 

Selain itu bagi para penerima manfaat yang memiliki rintisan usaha bisa mendapatkan bantuan program Pena (Pahlawan Ekonomi Nusantara).

Di mana program tersebut merupakan kerjasama antara Kementerian Sosial dan Komisi VIII DPR RI. 

"Sehingga targetnya ketika mereka mendapatkan pena dia berdaya dan bisa punya usaha dan bisa mandiri dan tidak menggantungkan lagi dari bantuan PKH," pungkasnya. (nun)

 

Editor : Agus AP
#Kecamatan Tuntang #Sentra Antasena Magelang #Kemensos #bantuan atensi #Kabupaten Semarang