RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Memasuki bulan November warga Dusun Rembes, Desa Watugunung, Kecamatan Tuntang sudah bisa menikmati panen buah durian.
Salah satu penjual durian Tuntang Sumanto, 64 mengatakan, kemarau panjang saat ini tidak mempengaruhi kualitas durian yang biasa disebut Durian Tlogo yang dipanennya.
"Bahkan rasanya semakin manis, legit, dan pahit," katanya.
Bulan November hingga Desember menjadi bulan bagi para petani durian. Karena di bulan tersebut para petani durian akan melaksanakan panen raya. Terutama di wilayah Kecamatan Tuntang.
"Ini semuanya durian lokal biasanya orang bilangnya Durian Tlogo, " ungkapnya.
Durian lokal tersebut banyak dijual disepanjang Jalan Tuntang-Bringin oleh warga dengan mendirikan lapak dipinggir jalan.
Sumanto menyebutkan dalam sehari ia bisa menjual sekitar 130 buah durian. Bahkan saat panen raya stok durian di warung miliknya bisa habis dalam sehari.
"Bahkan pembeli atau pelanggan menunggu jika stok habis. Ya saya carikan buah durian dari warga yang lainnya, " jelasnya.
Satu buah durian miliknya dihargai paling murah Rp 15 ribu hingga ratusan ribu. Pelanggan juga bisa memilih dari berbagai bentuk dan jenis durian yang disukainya. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi