Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sudah Tujuh Bulan Tidak Hujan hingga Sumber Air Kering, Dusun Jugir Kabupaten Semarang Bergantung Bantuan Air

Nurfa'ik Nabhan • Selasa, 17 Oktober 2023 | 00:37 WIB
Warga Dusun Jagir saat mengambil air bersih yang disalurkan oleh para relawan
Warga Dusun Jagir saat mengambil air bersih yang disalurkan oleh para relawan

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Memasuki bulan Oktober Warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh masih mengalami kekurangan air bersih.

Wilayah tersebut selama tujuh bulan terakhir belum merasakan adanya hujan.

Hal tersebut mengakibatkan sejumlah sumber mata air yang biasanya dimanfaatkan oleh warga mulai mengering.

Warga saat ini hanya mengandalkan bantuan air bersih yang dikirim oleh para relawan.

Bantuan air bersih tersebut kemudian disalurkan di satu tempat berupa kolam yang terbuat dari terpal.

Kemudian para warga membawa ember, jerigen hingga galon, para warga mengambil air bersih.

"Bantuan air bersih ini sangat membantu warga disini. Karena sumber air disini sudah mulai mengering," ujar salah satu warga, Jumaroh.

Sebenarnya sumber-sumber air tersebut masih terdapat air namun dengan debit yang kecil.

Warga menakutkan kalau mengambil terus menerus dari sumber air tersebut maka akan mengering tanpa adanya air sama sekali.

"Sebenarnya masih ada sedikit debitnya tapi tidak cukup buat kebutuhan rumah," terangnya.

Dengan adanya beberapa bantuan air bersih dimanfaatkan oleh warga dengan sebaik-baiknya. Mereka pun juga tidak berebut ketika bantuan air datang.

"Senang rasanya ketika masih ada yang memperhatikan kami semua saat disini kekurangan air bersih," ungkapnya.

Jumaroh mengaku, nantinya dari bantuan air bersih tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Seperti untuk memasak, minum, mencuci, mandi, dan untuk segala keperluan rumah tangga.

Bantuan air bersih di Dusun Jagir masih dilakukan secara bertahap.

Salah satunya yang dilakukan oleh Karang Taruna Krajan Desa Krandon Lor. Pihaknya sudah melakukan kegiatan serupa sejak 2018 lalu.

"Dari tahun 2018 kegiatan ini rutin kami lakukan. Namun saat ini kami hanya melakukan setiap Sabtu dan Minggu," ujar Pembimbing Karang Taruna Krajan Krandon Lor, Chion Pradata.

Kegiatan penyaluran air bersih kepada warga yang terdampak kemarau panjang didasari oleh rasa simpati para anggota. Sehingga inisiatif tersebut bisa dilakukan hingga sekarang.

"Sekitar 6000 liter air bersih sudah kami kirimkan ke daerah yang terdampak," lanjutnya. (nun) 

 

 

 

 

Editor : Agus AP
#suruh #Kemarau Panjang #krisis air bersih #Kabupaten Semarang