Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Produk Pertanian Kabupaten Semarang Dinilai Bermutu Tinggi, Harus Bisa Membidik Pasar Eksklusif

Nurfa'ik Nabhan • Senin, 16 Oktober 2023 | 02:45 WIB
Bupati Semarang dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah tengah meninjau stand produk sayuran
Bupati Semarang dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah tengah meninjau stand produk sayuran

UNGARAN, Radar Semarang - Dinas Pertanian Peternakan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang menggelar Agro Festival 2023 di Lapangan Desa Genting, Minggu (15/10).

Terdapat pameran produk pertanian yang dikelola balai penyuluh pertanian (BPP) tiap kecamatan. 

Aneka hasil pertanian seperti buah alpukat dari Desa Kebondalem, durian dari Desa Brongkol dan aneka jamur dari Desa Genting meramaikan stand-stand BPP yang ada.

Tidak hanya itu juga terdapat potensi unggulan kopi lokal dari berbagai wilayah di Kabupaten Semarang khususnya di area Gunung Kelir. 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan berbagai terobosan dalam bidang pertanian telah dilakukan.

Salah satunya mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menambah pupuk organik. 

"Dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia ini bisa membuat tanah semakin sehat dan tidak keras. Sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertumbuhan, " katanya. 

Selain itu, gerakan pemurnian tanah menjawab tuntutan pasar akan produk yang ramah lingkungan dan sehat.

Serta membuat produk-produk pertanian bisa naik kelas dan masuk pasar ekslusif. 

"Banyak sekali produk-produk pertanian di Kabupaten Semarang yang bisa dioptimalkan dan dimaksimalkan oleh masyarakat, " terangnya. 

Pemkab Semarang juga mendorong modernisasi pertanian untuk menarik minat generasi muda. Dengan cara merangkul mereka dan memberikan edukasi kepada mereka. 

"Karena 75 persen petani di Kabupaten Semarang berusia 45 tahun ke atas. Sehingga perlu regenerasi agar pertanian tetap menjadi andalan di masa mendatang," ungkapnya. 

Kepala Dispertanikap Kabupaten Semarang, Moh Edy Sukarno menambahkan sektor pertanian di Kabupaten Semarang menyumbang 9,8 persen produk domestik regional bruto.

Sehingga sektor pertanian menjadi andalan untuk perekonomian daerah. 

"Kami juga terus mengintensifkan pendampingan pertanian terpadu melalui para penyuluh, " lanjutnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jawa Tengah, Supriyanto mengapresiasi terselenggaranya Agro Festival Kabupaten Semarang 2023.

Dan ia mengakui produk pertanian yang dipamerkan sangat bermutu. 

"Agra festival atau event sejenisnya harus diperbanyak karena prospek pemasarannya sangat bagus, " katanya. 

Event seperti agro festival menurutnya menjadi wadah untuk para petani bisa mendapatkan keuntungan yang memadai.

Di samping itu para petani juga harus bisa membidik pasar ekslusif untuk memperluas pemasaran. 

"Karena produk yang bermutu akan mudah menembus pasar yang berkelas tinggi, " pungkasnya. (nun) 

 

Editor : Agus AP
#Agro festival #Dispertanikap Kabupaten Semarang #Kabupaten Semarang