Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Musim Kemarau Panjang Justru Jadi Keuntungan Buat Petani Tembakau Kabupaten Semarang

Nurfa'ik Nabhan • Selasa, 10 Oktober 2023 | 00:58 WIB
Tembakau yang nantinya akan dijemur oleh petani tembakau Desa Jetak
Tembakau yang nantinya akan dijemur oleh petani tembakau Desa Jetak

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Musim Kemarau panjang saat ini menjadi faktor keuntungan dari petani tembakau di Kabupaten Semarang.

Pasalnya para petani bisa melakukan pengeringan daun tembakau dengan optimal dan maksimal. 

Salah satunya di Desa Tajuk, Kecamatan Getasan tepatnya di Dusun Sokowolu. Di mana mayoritas warga merupakan petani tembakau. 

Salah satu petani tembakau, Sawal mengungkapkan produksi tembakau di tahun ini cukup bagus.

Ditambah lagi dengan adanya kemarau yang cukup panjang bisa dimanfaatkan untuk mengeringkan daun tembakau yang sudah dipanen. 

"Tembakau itu memang butuh air banyak pada saat tanam. Kalau sudah hidup tembakau tidak membutuhkan air banyak, " katanya. 

Di Dusun Sokowolu sendiri mayoritas menanam tembakau jenis Kenongo Ijo.

Dimana jenis tersebut memiliki ciri daunnya lebar, kualitas paling baik jika untuk rokok pabrikan itu, dan aroma serta rasanya diklaim paling nikmat. 

"Selain Kenong Ijo juga terdapat Gombel Andong, Gombek Cetok, dan Kenongo Pakis, " tambahnya. 

Ia mengaku saat ini harga tembakau dalam kondisi yang bagus dibandingkan dengan tahun lalu.

Hal tersebut tidak lepas dari cuaca yang bagus dan kualitas tanaman yang baik. 

Jenis Kenongo Ijo saat ini harga petani mencapai Rp 75 ribu per kilogram. Sementara untuk jenis lainnya, dibawah harga jenis Kenongo Ijo.

"Jenis lainnya yang sekarang ini ada di harga kisaran Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu per kilo, itu kualitasnya dibawah Kenongo Ijo," bebernya. 

Bahkan tembakau jika dalam musim panen bisa diambil daunnya setiap minggu sekali. Dengan cara mengambil daun yang sudah tua terlebih dahulu.

Sawal meyebutkan untuk penjualan tembakau sendiri para petani tidak perlu repot.

Karena mayoritas petani sudah menjalani kemitraan dengan pabrik rokok Djarum.

"Jadi ketika panen, sudah proses rajangan begini, tembakau kami dibawa ke Magelang, " jelasnya. 

Pabrik tersebut secara rutin membeli tembakau rajangan dari petani Dusun Sokowolu karena kualitas dan jenisnya memang sesuai dengan standar.

Khususnya jenis Kenongo Ijo yang memiliki kualitas paling baik dan proses pengeringannya jauh lebih cepat. (nun) 

 

 

Editor : Agus AP
#Tambakau #KEMARAU #Kabupaten Semarang