Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ratusan Peserta Siap Sangkutan Layang-Layang di Desa Banyubiru Ungaran

Nurfa'ik Nabhan • Senin, 9 Oktober 2023 | 02:51 WIB
Para peserta siap-siap untuk menerbangkan layang-layang
Para peserta siap-siap untuk menerbangkan layang-layang

UNGARAN, Radar Semarang - Ratusan layang-layang terbang di persawahan Desa Banyubiru, Kecamatan Banyubiru untuk mengikuti perlombaan sangkutan layang-layang Minggu (8/10).

Perlombaan tersebut untuk mengajak warga terutama anak-anak agar bermain diluar rumah. 

Panitia pelaksana sekaligus Plt BUMDes Sagar Manthan Banyubiru, Trenggono Wahyu Purnomo Jati mengatakan longsor sangkutan tersebut tidak hanya diikuti oleh warga Desa Banyubiru.

Melainkan juga dari Kota Salatiga, Koa Semarang, Ambarawa, dan Kecamatan Jambu. 

"Setelah kami lempar informasi perlombaan ternyata banyak sekali yang mendaftar. Ini saja sekitar seratus peserta yang ikut, " ujarnya. 

Perlombaan sangkutan layang-layang tersebut menggunakan sistem gugur. Sehingga nanti akan ada beberapa tahapan perlombaan. 

"Kalau dilihat dari jumlah pesertanya ini kemungkinan bisa sampai sore, " jelasnya. 

Setiap peserta dikenakan Rp 15 ribu untum biaya pendaftaran. Di mana hasil uang pendaftaran tersebut akan digunakan untuk membeli hadian bagi peserta yang menjadi pemenang. 

"Meskipun hadiahnya tidak terlalu besar, tetapi antusias warga sangat tinggi. Bahkan mereka rela panas-panasan untuk ikut lomba ini, " ungkapnya. 

Menurutnya kegiatan perlombaan seperti ini bisa untuk melestarikan permainan layang-layang.

Serta juga bisa mengurangi kegiatan anak-anak menggunakan handphone agar tidak ketergantungan. 

Selain perlombaan, terdapat bazar UMKM yang setiap minggunya diadakan dan dikemas dengan Car Free Day. Kurang lebih terdapat 50 lapak yang ada dalam bazar tersebut. 

"Ini sekaligus untuk membantu warag yang memiliki UMKM atau jualan makanan bisa berjualan disini, " tambahnya. 

Disisi lain, salah satu peserta asal Banyubiru, Ari mengaku baru pertama kali mengikuti lomba sangkutan tersebut. Pasalnya ia sendiri juga jarang untuk bermain layang-layang. 

"Ini bagus untuk anak-anak agar tidak main HP terus. Bisa sekalian olahraga juga anak-anak yang mengejar layangan putus, " katanya. 

Ia juga kaget karena peserta lomba tidak hanya dari Desa Banyubiru dan sekitarnya. Bahkan dari luar kota pun ikut seperti dari Salatiga, Semarang, hingga Jawa Timur. 

"Tadi saya lihat yang dari Semarang dan Jawa Timur. Mainnya juga mainnya jago-jago," bebernya. (nun) 

 

 

 

Editor : Agus AP
#layang layang #Banyubiru