RADARSEMARANG.ID, Ungaran - Warga Desa Polosiri, Kecamatan Bawen digemparkan dengan penemuan bayi di dalam goodie bag (tas jinjing) di depan warung milik warga Kamis (7/9).
Bayi perempuan tersebut pertama kali ditemukan pemilik warung.
Kapolres Semarang, AKBP Achmad Oka Mahendra melalui Kapolsek Bawen, AKP Solekhan mengatakan penemuan bayi tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.
Dimana bayi berada didalam goodie bag, dan pertama kali ditemukan oleh pemilik warung yakni Samiah, 47.
"Saat membuka warungnya, Samiah melihat ada goodie bag berwarna hijau yang sudah tergeletak diatas kursi yang tepat berada di depan warungnya, " ujarnya.
Merasa penasaran karena melihat goodie bag tersebut bergerak-gerak. Kemudian ia membuka tas jinjing tersebut dan ternyata didalamnya berisi bayi berjenis kelamin perempuan.
"Kemudian saksi melaporkan kepada suaminya Pian, 55, serta Kades Polosiri dan diteruskan kepada kami petugas kepolisian Polsek Bawen, " katanya.
Solekhan menyebutkan kondisi bayi perempuan tersebut dalam keadaan sehat dan tidak terdapat luka sedikitpun di tubuhnya. Bahkan tali pusarnya sudah dalam kondisi terpotong.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan hanya menggunakan kaos dalam (singlet) dan diselimuti dengan kaos lengan panjang berwarna merah.
Diperkirakan bayi perempuan itu berumur 3 hari, dengan memiliki berat badan 2,8 kilogram dengan panjang 50 sentimeter.
"Saat ini bayi berada di rumah bidan desa setempat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut, " jelasnya.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang untuk kelanjutan proses perawatan bayi tersebut.
Sementara itu Unit Reskrim Polsek Bawen tengah melalukan penyelidikan terkait kasus penemuan bayi tersebut.
"Berhubung tidak terdapat CCTV, kami meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui ada tetangga di lingkungannya yang baru saja melahirkan namun bayinya tidak ada, tolong lapor kepada kami," tegasnya.
Proses penyelidikan yang dilakukan akan menyasar ke semua indekos yang ada di sekitar lingkungan Bawen.
Serta meminta keterangan warga sekitar untuk mendapatkan informasi terkait. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi