RADARSEMARANG.ID, UNGARAN - Seorang pelajar SMK di Kaliwungu diketahui dianiaya sekelompok remaja. Nyawanya tak terselamatkan.
Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra mengatakan, penganiayaan terhadap salah seorang pelajar di SMK Negeri Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang, terjadi di Jalan Raya Ampel - Simo tepatnya Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu pada Kamis (31/8) pukul 19.30 WIB.
Korban diketahui berinisial AK, 17, warga Desa Jetis, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Korban masih tercatat sebagai siswa kelas XII.
Baca Juga: Apes! Berniat Nagih Utang, Petugas Koperasi di Ungaran Ini Malah Dipukul Besi
"Saat ini pihak Polsek Kaliwungu sedang memeriksa sejumlah saksi dari pihak masyarakat di sekitar kejadian. Ini kasus penganiayaan karena memang korban ditemukan sudah babak belur," katanya.
Kapolsek Kaliwungu Iptu Supanjar Edy menyampaikan, saksi Sugimin, 62, saat mendengar suara ramai sekelompok pemuda di halaman rumahnya. Karena penasaran ia keluar dan melihat korban sudah tersungkur.
"Melihat ada korban di halaman rumahnya, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kaliwungu. Untuk motif sedang kami dalami. Dari keterangan saksi, ada 10 remaja yang malam itu terlihat besama korban,"timpalnya.
Baca Juga: Tiga Remaja di Salatiga Jadi Korban Pengeroyokan, Begini Kronologinya
Pihaknya menghubungi Puskesmas Kaliwungu untuk mengevakuasi korban. Setelah pihak medis datang, korban dibawa ke RS. PKU Muhammadiyah Boyolali untuk dilakukan tindakan medis. Namun setelah mendapat perawatan intensif di RS, korban dinyatakan meninggal.
"Penyebab meninggal korban memang ada beberapa luka di tubuhnya terutama bagian kepala. Korban juga sempat mendapat perawatan," jelasnya. (ria/ton)