RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang anak perempuan warga Dusun Doplang Desa Pakis Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang bernama Sherly Putri Sugianto, 7, menderita luka bakar di punggung, pantat, dan bagian kakinya. Putri diduga dibakar temannya.
Saat ini Putri hanya bisa berbaring lemah di kasur, dalam ruangan berdinding kayu. Posisinya selalu tengkurap. Luka bakar di bagian punggung masih belum kering. Ia tak bisa telentang dalam kondisi seperti ini.
Sebuah kipas angin tersedia di tepi dipan kayu dengan kasur tipis. Angin dari kipas ini berguna untuk mengurangi hawa panas yang dirasakan Putri.
Kakak Putri, Farahma Dina mengatakan, adiknya terbakar pada Sabtu (24/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu Putri yang hendak pergi ke warung bertemu temannya saat di jalan.
"Ketemu temennya. Terus dijenggung (ditoyor, red). Temennya menyalakan korek di rambut dan roknya. Terus terbakar semua," ungkapnya.
Sadar api sudah merembet di tubuhnya, Putri lari dan berteriak kepanasan. Tetangga yang melihat Putri yang terbakar langsung mengabari keluarga.
Putri segera diguyur pakai air yang ada di bak masjid untuk memadamkan api, lalu dibawa ke bidan. Farahma juga mengatakan, Putri sempat menjalani perawatan di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa selama sembilan hari.
"Namun sekarang dirawat di rumah sambil kontrol, karena memang kita tidak ada biaya. Baik untuk perawatan maupun transportasi ke rumah sakit,"lanjutnya.
Sementara itu, Polres Semarang masih terus melakukan penyelidikan atas dugaan kasus pembakaran seorang anak di Dusun Doplang, Desa Pakis, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.
Kasi Humas Polres Semarang Iptu Pri Handayani mengatakan kasus ditangani Unit I Satreskrim Polres Semarang.
"Ada pendampingan juga dari Unit PPA," jelasnya. Sudah ada beberapa saksi yang dimintai keterangan. Untuk perkembangan nanti segera kami informasikan," jelasnya. (ria/ton)
Editor : Baskoro Septiadi