Dua sekolah tersebut lokasinya berdekatan. Pelaku diduga sama dan beraksi SMPN 6 Ungaran baru kemudian ke SDN Lerep 01.
“Pembobolan di SMPN 6 Ungaran diketahui saat petugas melakukan pengecekan sekitar pukul 23.30 WIB. Sementara SDN Lerep 01 diketahui penjaga sekolah sekitar pukul 01.00 WIB. "Pelaku membawa kabur satu laptop di SMPN 6 Ungaran dan 15 laptop di SDN Lerep 01," kata Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika.
Ia menambahkan, SDN Lerep 01 dan SMPN 6 Ungaran berada di satu wilayah yakni di Desa Lerep. Kuat dugaan pelaku sama dan sudah merencanakan pembobolan dalam waktu satu malam. "Pelaku merusak gembok teralis besi serta mencongkel pintu ruang komputer maupun ruang guru," ujarnya.
Petugas Polres Semarang langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan dua kasus pembobolan sekolah tersebut. Termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. "Masih dalam penyelidikan," ujarnya. (ria/fth) Editor : Agus AP