Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan, hasil mendataan, dari 13 rumah tiga di antaranya rusak parah. Selain rumah, satu masjid dan satu taman pendidikan alquran (TPQ) juga terdampak. Atapnya rusak.
“Ada tiga yang parah dan sudah kita bantu untuk perbaikan. Sisanya ringan. Rata-rata gentingya kabur dan berjatuhan. kesapu angin,” jelasnya Kamis (11/11/2021).
Pihaknya telah merapat ke lokasi dan memberikan bantuan logistik kepada 13 kepala keluarga (KK) terdampak puting beliung. Heru mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap bencana hidrometeorologi basah, seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor.
Saat menghadapi angin kencang, lanjutnya, masyarakat diharapkan untuk berlindung di dalam bangunan yang kokoh. Jangan berada di bawah pohon atau baliho untuk menghindari dampak robohnya bangunan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material. Bantuan juga telah kami salurkan," pungkasnya. (ria/zal) Editor : Agus AP