Kanit Laka Polres Semarang Ipda Budiyanto mengatakan, kecelakaan terjadi karena pengemudi panther AD 1875 BP Satrio Bagaskara, 26, warga Genuk, Kota Semarang, tidak bisa menyetabilkan stir mobil. Ia yang berjalan dari arah jalan tol Bawen menuju Salatiga sesampainya di TKP oleng ke kiri.
Saat itu, terlihat Luxio H 8510 RR tengah berhenti di pinggir jalan, lantaran mengalami pecah ban belakang. Panter pun menghantam bagian belakang Luxio hingga terguling ke sisi kiri.
Diperkirakan karena itulah korban meninggal. Penumpang di dalamnya, Eni Suciyati pun menjadi korban. Sempat dilarikan di RS Ambarawa, namun nyawanya tak tertolong.
"Korban meninggal mengalami luka pada kaki kanan dan pendarahan kepala," jelasnya Kamis (23/9/2021).
Ia juga menjelaskan pengemudi Luxio Rukun, 45, mengalami luka hematum pada tangan sebelah kanan dan nyeri di dada sebelah kanan. Sedangkan penumpang panther Timotius, 28, luka lecet pada kaki kanan.
"Dimungkinkan pengemudi dengan kecepatan tinggi. Karena tidak bisa mengontrol laju stir oleng dan menghantam mobil di depan yang sedang berhenti," pungkasnya. (ria/zal)
Editor : Agus AP