Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Track Mendaki Full Akar, Begini Penjelasan Lengkap Puncak Argopiloso Gunung Muria

Nurfa'ik Nabhan • Rabu, 9 Oktober 2024 | 21:54 WIB
Puncak Argopiloso Gunung Muria
Puncak Argopiloso Gunung Muria

RADARSEMARANG.ID – Selain puncak Natas Angin dan Puncak Songolikur, masih terdapat beberapa puncak lagi yang memiliki ciri khas di Gunung Muria. Salah satunya adalah Puncak Argopiloso yang terkenal akan jalur akarnya yang menantang.

Puncak Argopiloso sendiri memiliki ketinggian 1581 MDPL dan bisa dilakui melalui dari Desa Japan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Dan awal pendakian Puncak Argopiloso berada di komplek air tiga rasa, Rejenu.

Komplek air tiga rasa ini sering menjadi jujugan para peziarah setelah mengunjungi komplek makam Sunan Muria.

Pasalnya di tempat ini terdpaat beberapa sumber air yang memiliki berbagai rasa yang unik. Diantaranya rasa manis, rasa soda, bahkan ada rasa yang seperti jeruk.

Jalur pendakian Argopiloso sendiri melewati samping komplek air tiga rasa. Meski bisa ditempuh dengan durasi dua hingga tiga jam, track menuju puncak bisa dibilang terjal. Ditambah sepanjang perjalanan medan yang dilalui merupakan medan akar.

Sepanjang jalur pendakian Puncak Argopiloso nantinya akan menemui 3 pos yang bisa dijadikan tempat beristirahat para pendaki.

Kemudian di tengah perjalanan nantinya para pendaki akan menjumpai sebuah petilasan yang cukup besar dengan beberapa tatanan batu yakni petilasan Eyang Subakir.

Di sepanjang jalur pendakian, para pendaki akan disuguhi oleh asrinya hutan Gunung Muria yang masih asri.

Ditambah lagi masing jarang pendaki yang sering mendaki ke puncak Argopiloso membuat suasana alam menjadi terjaga. Dari puncak nantinya akan terlihat puncak Natas Angin, Saptorenggo, maupun Argojembangan.

Diantara banyaknya puncak yang ada di Gunung Muria, Puncak Argopiloso merupakan salah satu puncak yang masih memiliki keasrian yang terjaga. Terbukti pepohonan di sekitar jalur pendakian masih lebat dan besar-besar.

Tidak hanya itu, dari Puncak Argopiloso jugaterdapat jalur menuju ke Puncak Argojembangan yang terkenal dengan Puncak Punuk Sapi.

Tetapi jalur tersebut tidak direkomendasikan karena terbilang ekstrem dan sulit untuk dilewati.

Untuk para pendaki yang ingin mendaki ke Puncak Argopiloso Gunung Muriai akan dikenakan biaya Rp 10 ribu dan parkir Rp 5 ribu saja.

Selain itu untuk mengisi perut yang lapar para pendaki juga bisa menyantap nasi pecel pakis khas setempat yang mengenyangkan. (nun/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#komplek air tiga rasa #desa japan #Kecamatan Dawe #Argojembangan #nasi pecel pakis #Rejenu #makam sunan muria #Puncak Natas Angin #Puncak Argopiloso #Saptorenggo #Puncak Songolikur #Gunung Muria #petilasan Eyang Subakir #Kabupaten Kudus