RADARSEMARANG.ID - Gunung Ungaran merupakan salah satu gunung yang ada di Kabupaten Semarang yang memiliki ketinggian 2605 MDPL.
Selain itu Gunung Ungaran juga menjadi salah satu gunung yang cocok untuk pendaki pemula melakukan pendakian.
Terdapat beberapa jalur pendakian untuk menuju puncak Ungaran. Namun yang sering dilalui oleh para pendaki yakni jalur via Mawar Camping Ground yang ada di Desa Sidomukti dan jalur Via Perantunan yang berada di Bandungan.
Akhir-akhir ini, jalur via Perantunan menjadi favorit para pendaki. Pasalnya puncak yang bisa dicapai melalui jalur Perantunan menyimpan sejuta keindahan.
Mulai dari pemandangan Gunung Merbabu, Gunung Merapi, dan Gunung Telomoyo hingga pada rumput sabana yang indah.
Jika pendaki melewati Jalur Perantunan, mereka akan melewati camping ground dengan banyaknya pohon pinus didalamnya.
Selain itu di Wisata Alam Perantunan sendiri terdapat berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para pendaki.
Mulai dari mushola, basecamp, camping ground, warung, toilet, hingga terdapat Rumah Kayu dan Rumah Liliput untuk glamping camp.
Untuk menuju ke padang sabana yang berada di Gunung Ungaran para pendaki harus melewati beberapa pos selama perjalanan. Estimasi antar pos sendiri tidak terlalu jauh hanya sekitar 20 menit hingga 45 menit.
Setelah melewati kurang lebih empat pos, para pendaki akan keluar area hutan dan sudah sampai ke awal gerbang sabana Gunung Ungaran atau biasanya disebut Tanjakan Cinta.
Tanjakan ini untuk menuju ke puncak pertama yang terdapat area untuk mendirikan tenda yakni di Puncak Bondolan dengan ketinggian 1885 MDPL.
Setelah sampai ke Puncak Bondolan, para pendaki biasanya mendirikan tenda terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke Puncak Botak. Di Puncak Bondolan sendiri pemandangan yang ditawarkan juga memanjakan mata.
Terkadang kalau beruntung para pendaki mendapatkan lautan awan yang bisa disaksikan di Puncak Bondolan.
Keindahan Gunung Ungaran tidak habis sampai disitu, karena sabana akan menyambut perjalanan para pendaki menuju ke Puncak Botak dengan ketinggian 2050 MDPL.
Sabana atau padang rumput tersebut terbentang hijau diatas punggungan Gunung Ungaran. Sehingga banyak spot foto yang bisa dimanfaatkan oleh para pendaki.
Salah satu pendaki asal Temanggung, Lulus Windarto mengaku ia baru pertama kali mendaki ke Gunung Ungaran.
Ia mengaku ingin mendaki ke Gunung Ungaran karena sering melihat video sabana Gunung Ungaran dari aplikasi TikTok.
"Setelah banyak video yang lewat jadinya penasaran dan ingin mendaki ke sini mumpung jaraknya tidak terlalu jauh," ujarnya.
Menurutnya medan atau track sepanjang jalur pendakian via Perantunan enak untuk dilewati.
Ditambah lagi dengan area hutan yang masih asri dan juga track yang terkadang landai membuatnya nyaman untuk melangkah.
Baca Juga: Mengenal 5 Puncak yang Ada di Gunung Muria, Nomor 2 Paling Favorit Bagi Pendaki
"Jadinya tadi tidak terlalu ngoyo untuk bisa mencapai puncak dan malah menikmati perjalanan," ungkapnya.
Apa yang menjadi tujuannya untuk melihat sabana atau padang rumput di Gunung Ungaran sudah terbayarkan. Dari basecamp Perantunan hingga ke Tanjakan Cinta ia lalui selama sekitar tiga jam lebih.
"Rasanya sudah terbayarkan dan capek ini hilang karena pemandangannya sangat mirip dengan yang ada di video-video tersebut," katanya.
Lulus menyebutkan Gunung Ungaran akan menjadi gunung yang akan sering ia datangi ketika libur.
Dan ia ingin menuntaskan dengan sekali pendakian bisa mencapai tiga puncak yang ada di Gunung Ungaran.
Sementara itu, Ketua Basecamp Perantunan, Wido mengatakan jika para pendaki lebih banyak melakukan tektok atau sekali jalan ke puncak Gunung Ungaran. Dan mereka yang melakukan tektok, hanya camp di area camping ground Perantunan.
"Banyak yang tektok dan camp nya disini, tetapi juga banyak yang memilih camp di Puncak Bondolan," terangnya.
Camping Ground Perantunan sendiri memiliki kapasitas lebih dari 80 tenda. Dan pemandangan dari Wisata Alam Perantunan juga tidak kalah bagus. Bahkan menjadi salah satu spot terbaik untuk melihat matahari terbit atau sunrise. (nun/bas)
Editor : Baskoro Septiadi