Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Banyak Melayani Masyarakat Semarang dan Sekitarnya, Inilah 4 Perbedaan Kereta Api Lokal dan Aglomerasi

Muchammad Nachirul Ichsan • Sabtu, 11 November 2023 | 00:24 WIB
Kedung Sepur Salah Satu Kereta Api Yang Sering Melayani Warga Semarang
Kedung Sepur Salah Satu Kereta Api Yang Sering Melayani Warga Semarang

RADARSEMARANG.ID - Warga Semarang dan sekitarnya tentu sudah tidak asing dengan nama beberapa kereta api seperti Kedung Sepur, Kaligung, Kamandaka, Joglosemarketo, dan Blora Jaya.

Nama-nama kereta api tersebut ada yang termasuk kedalam jenis KA Lokal dan ada juga yang masuk ke KA Aglomerasi.

Kebanyakan orang awam menganggap sama kedua jenis layanan kereta api tersebut, karena sebagian besar memiliki rute pendek misalnya Semarang tujuan Grobogan atau Semarang tujuan Cepu.

Akan tetapi kedua layanan tersebut memiliki perbedaan berdasarkan beberapa aspek didalamnya.

KA lokal adalah layanan kereta api yang dimiliki PT Kereta api Indonesia (Persero) dan sebagian dioperasikan oleh anak perusahaan KAI Commuter untuk daerah/lokal tertentu, sedangkan KA Aglomerasi merupakan KA yang terdapat dalam kawasan aglomerasi.

Kawasan atau wilayah aglomerasi adalah satu wilayah yang saling berkaitan satu sama lainnya sehingga dapat disatukan dengan wilayah lain meski secara administrasi terpisah.

Berikut merupakan beberapa perbedaan dari layanan kereta api lokal dan aglomerasi.

1. Jarak Tempuh
Kereta Api Lokal: Biasanya melayani perjalanan dalam jarak pendek di dalam satu kota atau wilayah metropolitan, contohnya Semarang tujuan Ngrombo.
Kereta Api Aglomerasi: Lebih cenderung melayani rute-rute pendek yang menghubungkan berbagai daerah perkotaan, Jarak tempuhnya bisa lebih panjang daripada kereta lokal. Contohnya Semarang tujuan Tegal.

2. Rute
Kereta Api Lokal: hanya menghubungkan beberapa stasiun dalam satu kota atau wilayah, umumnya memiliki stasiun pemberhentian yang lebih banyak.
Kereta Api Aglomerasi: Cenderung menghubungkan beberapa kota atau wilayah di sekitarnya, mencakup jarak yang lebih besar, stasiun pemberhentian tidak sebanyak KA lokal.

3. Pelayanan
Kereta Api Lokal: Biasanya memiliki frekuensi yang tinggi dengan jadwal yang teratur, cocok untuk perjalanan sehari-hari dalam kota atau wilayah penyangga dan hanya menggunakan kelas ekonomi.
Kereta Api Aglomerasi: Meskipun mungkin juga memiliki frekuensi tinggi, fokusnya lebih pada menghubungkan daerah-daerah di sekitar kota atau wilayah dan menyediakan kelas diatas ekonomi biasa seperti eksekutif dan ekonomi premium.

4. Tujuan dan Pemakaian
Kereta Api Lokal: Dirancang untuk memenuhi kebutuhan perjalanan harian penduduk kota, seperti pergi bekerja atau sekolah.
Kereta Api Aglomerasi: Lebih cocok untuk perjalanan antar kota, mengakomodasi kebutuhan perjalanan yang lebih jauh.

Pada contoh kereta api yang ada di Semarang maka hanya KA Kedung Sepur yang termasuk kedalam jenis kereta api lokal, Sedangkan Kaligung, Kamandaka, Joglosemarkerto, dan Blora Jaya termasuk kedalam kategori kereta api aglomerasi.

 

 

 

 

 

Editor : Agus AP
#KAI #semarang #layanan kereta api #kedungsepur #kereta api lokal #KA Lokal #aglomerasi