Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lutviana: Bangga Indonesia Punya Aplikasi Mobile JKN, Fitur Lengkap dan Mudah Digunakan 

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 24 Juni 2026 | 20:54 WIB
Lutviana, mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum Temanggung gunakan aplikasi Mobile JKN sejak 2025, Rabu (24/6/2026). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)
Lutviana, mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum Temanggung gunakan aplikasi Mobile JKN sejak 2025, Rabu (24/6/2026). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR MAGELANG)

 

RADARMAGELANG.ID, Temanggung– Tidak terbayangkan di benak Lutviana, aplikasi Mobile JKN kini menjelma menjadi platform yang begitu lengkap.

Mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum Temanggung itu sudah menggunakanya sejak tahun 2025.

Pengalaman panjang menggunakan aplikasi tersebut membuat Lutviana mengetahui banyak fitur-fitur baru yang melengkapi layanan digital ini.

Lutviana mengakui, seluruh fitur yang tersedia sangat fungsional.

Ia bahkan memiliki pengalaman yang menyenangkan saat menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk mengakses layanan kesehatan di salah satu fasilitas kesehatan yang ada di Salatiga. 

“Secara umum, aplikasi ini sangat membantu proses pelayanan di fasilitas kesehatan dan semua berjalan lancar sesuai prosedur yang berlaku,” tuturnya, usai mengikuti kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus yang diselenggarakan BPJS Kesehatan Cabang Magelang di kampusnya, Rabu (24/6/2026).

Bagi Lutviana, aplikasi Mobile JKN sangat adaptif terhadap perkembangan zaman.

Meski aplikasi tersebut ditujukan untuk urusan kesehatan, nyatanya fitur-fitur aplikasi Mobile JKN tidak kalah saing dengan aplikasi kesehatan komersial lainnya. 

“Kita harus bangga, Indonesia punya aplikasi sekeren ini,” imbuhnya berharap peserta JKN untuk mengunduh aplikasi tersebut.  

Ia juga berharap, semakin banyak masyarakat yang terlindungi program JKN karena terbukti meringankan beban dari tingginya biaya kesehatan.

“Kalau sakit dan harus ke rumah sakit, biaya bisa sangat besar. Dengan BPJS jadi lebih ringan, karena gratis,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti mengatakan, keunggulan aplikasi Mobile JKN ini dibuktikan dengan hadirnya fitur-fitur canggih yang memanjakan pengguna.

Maya menyebutkan fitur yang dimaksud di antaranya adalah antrean online, telekonsultasi atau fitur konsultasi dokter secara daring, skrining riwayat kesehatan, informasi kebugaran, hingga mengecek ketersediaan tempat tidur (TT) di rumah sakit secara real time.

“Aplikasi Mobile JKN ini hadir tidak hanya untuk kemudahan mengubah data kepesertaan, tetapi juga sebagai transparansi pelayanan faskes,” tuturnya. 

Maya menambahkan, fitur aplikasi Mobile JKN secara kontinyu dikembangkan untuk mendukung siklus pelayanan kesehatan, mulai dari  program promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Upaya tersebut mencerminkan keseriusan BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara. 

Transformasi mutu layanan kesehatan tersebut diharapkan dapat mewujudkan layanan JKN yang inklusif.

“Digitalisasi layanan ini diharapkan dapat mengubah stigma layanan kesehatan yang  rumit menjadi layanan kesehatan yang modern, ramah teknologi, dan bisa diandalkan oleh semua kelompok usia,” tuturnya.

Karena itu, sosialisasi penggunaan Mobile JKN akan semakin masif dilakukan termasuk menyasar kelompok usia muda, seperti mahasiswa.

Dengan program BPJS Kesehatan Goes to Campus, berbagai layanan digital JKN dikenalkan. 

Para mahasiswa juga didorong menjadi agen penyebaran informasi mengenai pentingnya program JKN bagi masyarakat, serta berbagai kemudahan layanan digital yang bisa dimanfaatkan peserta. (dev/put)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Stikes #BPJS KESEHATAN #Maya Susanti #goes to campus #Mobile JKN