RADARSEMARANG.ID, Temanggung– Mahasiswa STIKES Bethesda Yakkum Temanggung membuktikan sendiri kemudahan penggunaan aplikasi Mobile JKN.
Hanya dalam satu genggaman, semua kebutuhan layanan administrasi kepesertaan dan layanan kesehatan secara digital dapat diakses dengan cepat dan praktis.
Mereka antusias mengunduh aplikasi Mobile JKN setelah mengikuti acara BPJS Kesehatan Goes to Campus yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Rabu (24/6/2026).
Peserta menilai, kehadiran aplikasi ini menjawab kebutuhan layanan kesehatan yang modern, tanpa harus melewati proses antrean yang melelahkan.
Pengalaman menggunakan aplikasi Mobile JKN diungkapkan salah satu peserta, Hasniah Syafiqah, mahasiswa S1 Administrasi Kesehatan semester 4.
Hasniah mengaku sudah menggunakan aplikasi Mobile JKN sejak mengikuti program praktik di rumah sakit.
Menurutnya, aplikasi tersebut mempermudah urusan peserta, karena berbagai kebutuhan administrasi dapat dilakukan secara daring, seperti pemanfaatan fitur antrean online.
“Lebih mudah karena tidak perlu antre dan bisa dilakukan dari rumah,” ujarnya.
Hasniah berharap, semakin banyak peserta JKN yang mulai memanfaatkan aplikasi Mobile JKN.
Supaya proses pelayanan kesehatan menjadi lebih praktis dan efisien.
Hal senada disampaikan mahasiswa lainnya, Lita Cahya.
Ia mengaku baru saja mengunduh aplikasi Mobile JKN setelah mendapatkan edukasi dari Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti.
Sebagai generasi muda, Lita menilai aplikasi Mobile JKN menjawab kebutuhan zaman yang menuntut segala urusan dapat diselesaikan lebih cepat.
Sebelum punya aplikasi ini, ia cukup kesulitan mengetahui status kepesertaan JKN miliknya.
Kendala itu dialami lantaran kartu fisik peserta JKN miliknya hilang entah ke mana.
Setelah menginstal aplikasi Mobile JKN di gawainya, ia dapat mengetahui data kepesertaan secara langsung.
“Ternyata, semua yang dibutuhkan peserta ada di aplikasi ini,” akunya.
Lita akan menyebarluaskan kemudahan aplikasi Mobile JKN ini kepada teman-teman dan keluarganya.
Sebab, fitur-fitur yang tersedia di dalam aplikasi terbukti sangat memudahkan peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti menjelaskan, aplikasi Mobile JKN dirancang lengkap dan mudah untuk digunakan oleh segala kalangan usia.
Melalui sosialisasi penggunaan aplikasi ini, Maya berharap kesadaran mahasiswa mengoptimalkan fitur yang tersedia semakin meningkat.
“Kita berharap, aplikasi Mobile JKN tidak hanya diandalkan untuk urusan administrasi kepesertaan, tetapi juga menjadi bagian dari generasi muda dalam menerapkan gaya hidup sehat,” tuturnya.
Gaya hidup sehat tersebut bisa dimulai dari langkah kecil seperti melakukan skrining riwayat kesehatan secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN.
Layanan skrining kesehatan tersebut bermanfaat untuk mendeteksi risiko penyakit tidak menular namun mengancam kesehatan, seperti diabetes melitus dan hipertensi.
“Deteksi dini terhadap penyakit kronis sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, jika suatu penyakit semakin cepat ditemukan, maka efektivitas pengobatan yang tepat bisa dilakukan.
Dengan demikian, biaya pengobatan jangka panjang dapat ditekan.
Hasil skrining riwayat kesehatan juga bisa menjadi panduan peserta JKN untuk menjalani gaya hidup yang sehat. (dev/put)
Editor : H. Arif Riyanto